Insiden di mana negara Israel hilang dari peta interaktif di sistem hiburan penerbangan (IFE) pada pesawat Boeing 737 Max milik Air Canada telah menarik perhatian publik. Keputusan untuk mengganti wilayah Israel dengan label “Palestinian Territories” atau Wilayah Palestina menjadi kontroversial setelah seorang penumpang melaporkan temuan tersebut.
Setelah insiden tersebut menjadi viral, Air Canada segera menonaktifkan peta yang kontroversial tersebut di lebih dari 40 pesawat dan menyampaikan permintaan maaf resmi. Maskapai penerbangan ini menjelaskan bahwa kesalahan terjadi karena konfigurasi peta yang dibuat oleh perusahaan Prancis, Thales, yang bertanggung jawab atas sistem hiburan di dalam pesawat.
Meskipun sudah ada klarifikasi dari pihak terkait, insiden ini tetap memicu reaksi beragam dari berbagai pihak. Banyak yang masih mempertanyakan alasan di balik perubahan tersebut dan kontroversi ini masih terus menjadi topik perdebatan.
Air Canada Hapus Peta Penerbangan Israel Menuai Kontroversi

