U2 Umumkan Album Baru “Carnaval De Luz”, Rilis November 2026

U2 menandai lima dekade perjalanan mereka dengan album studio ke-16, Carnaval De Luz, yang akan dirilis pada 13 November 2026 melalui Island Records. Album ini menjadi karya penuh pertama U2 yang sepenuhnya berisi materi baru dalam sembilan tahun terakhir.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, band asal Dublin itu memperkenalkan single “Silencio”. Lagu berdurasi 2 menit 35 detik tersebut telah tersedia di berbagai platform streaming digital, disertai video musik yang direkam di Mexico City. Produksi visualnya ditangani Cliqua, duo sutradara yang terdiri atas Pasqual Gutiérrez dan Raúl “RJ” Sanchez.

Single kedua dengan energi surf-punk

“Silencio” merupakan lagu kedua yang dirilis dari album baru itu setelah “Street of Dreams” diperkenalkan pada Juli. Secara musikal, lagu ini membawa U2 ke wilayah rock dengan energi surf-punk yang lebih liar dibandingkan sejumlah rilisan terbaru mereka.

Album Carnaval De Luz memuat 12 lagu. Selain dua single tersebut, daftar lagunya mencakup “Go (Carnaval De Luz)”, “La Reina”, “The Mirror Maker (Rosalía)”, “Superficiality”, “If The World Is At War We Better Not Be”, “The Greatest Show On Earth”, “Glorify”, “Midnight Sunshine”, “Can’t Stop Us Now”, serta “Torn”.

Jacknife Lee dipercaya sebagai produser. Brian Eno turut menulis dan memainkan synthesizer di sejumlah lagu, sementara Martin Garrix menjadi salah satu penulis “Glorify”. Ryan Tedder memberikan kontribusi produksi tambahan untuk “Silencio”, sedangkan Daniel Lanois memainkan pedal steel. Kolaborasi tersebut mempertemukan U2 dengan sejumlah mitra lama sekaligus musisi dari latar genre yang berbeda.

Dolly Parton di lagu penutup

“Torn” menjadi salah satu titik penting dalam album karena mempertemukan vokal Bono dengan Dolly Parton. Lagu penutup itu ditulis bersama oleh U2, Parton, dan Johnny McDaid, serta mengusung tema country mengenai hubungan keluarga yang retak.

Menurut keterangan resmi U2, rekaman vokal Parton dalam “Torn” merupakan penampilan vokal terakhirnya. Parton meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 dalam usia 80 tahun. Kehadirannya memberi warna berbeda pada materi U2 dan menghubungkan album ini dengan dua EP yang direkam dalam periode kreatif yang sama, yakni Days of Ash dan Easter Lily.

Days of Ash dirilis pada Februari dan memuat materi dengan muatan politik, termasuk “American Obituary”, yang terinspirasi oleh kematian Renée Nicole Macklin Good setelah insiden yang melibatkan agen ICE di Minneapolis. Dua bulan berselang, U2 meluncurkan Easter Lily bertepatan dengan Paskah. EP tersebut juga menampilkan kolaborasi dengan Brian Eno.

Dirilis saat U2 memasuki usia 50 tahun

The Edge menggambarkan Carnaval De Luz sebagai kumpulan lagu yang “messy, provocative, sacred”. Ia juga menyebut album ini sebagai rekaman pertama U2 yang menggunakan senar flat-wound.

Bono mengatakan album tersebut menghadirkan gitar dengan volume tinggi, bass yang dalam, ritme kuat, serta cerita dan melodi yang tetap bersinar ketika dunia terasa gelap. Menurut U2, tema album berkaitan dengan spiritualitas, persahabatan, kebebasan, dan ketahanan menghadapi tekanan.

Pengumuman ini bertepatan dengan peringatan 50 tahun terbentuknya U2. Pada September 1976, Larry Mullen Jr. menempelkan catatan tulisan tangan di papan pengumuman Mount Temple Comprehensive School di Dublin untuk mengajak musisi membentuk band. Lima dekade kemudian, Mullen, Bono, The Edge, dan Adam Clayton masih menjadi formasi U2.

Carnaval De Luz akan tersedia dalam format digital, CD, vinyl standar, serta sejumlah vinyl dan box set edisi terbatas.

Source link