Review Album Debut ‘Bestowed Upon Us’: Deliverance Tumpahkan Trauma

Deliverance Rilis Album Perdana “Bestowed Upon Us” yang Penuh Emosi dan Kekerasan

Deliverance, band metallic hardcore asal Bandung, akhirnya merilis album perdana mereka yang dinantikan berjudul “Bestowed Upon Us”. Setelah sebelumnya merilis single dan video musik “Fractured Psyche”, band ini kini menghadirkan karya penuh berisi 11 lagu yang menggambarkan perjalanan emosional dan kegelisahan manusia.

Menyajikan Cerita Gelap dan Pribadi

Dalam album ini, Deliverance mengangkat tema-tema seperti trauma, kehilangan, rasa bersalah, dan identitas yang hancur. Dengan judul “Bestowed Upon Us”, band ini ingin menyampaikan bahwa beban-beban hidup seringkali diberikan tanpa permintaan, memberikan nuansa gelap dan sarkastik tanpa sentimen berlebihan.

Sebelas lagu dalam album ini, antara lain “Hitam”, “Rotten To The Core”, “Shadows Within”, “Dark Clouds”, dan lainnya, menciptakan narasi yang kuat dan menggugah perasaan. Kolaborasi dengan vokalis DEVDAN, Anggiruna, pada lagu “A Scar That Never Heals” turut menambahkan kedalaman emosional dalam album ini.

Pengaruh Musikal dan Produksi Video Musik

Musik Deliverance tetap setia pada aliran metallic hardcore yang kasar dan agresif, dengan pengaruh dari band-band kenama seperti Knocked Loose dan Vein.fm. Namun, band ini tetap mampu mempertahankan identitas mereka sendiri melalui nuansa emosional yang personal dalam setiap lagu.

Tak hanya merilis album, Deliverance juga mempersembahkan video musik untuk lagu “Shadows Within” yang menggambarkan perjuangan seseorang melawan bayang-bayang masa lalu. Dengan lirik-lirik yang menggugah seperti “And I burning you inside, burning in my heart”, band ini mampu menggambarkan rasa sakit dengan kuat melalui karya visual ini.

Deliverance, meskipun baru terbentuk beberapa tahun lalu, telah menempatkan namanya di peta musik hardcore Tanah Air melalui karya-karya mereka yang tajam dan bermakna seperti “Bestowed Upon Us”. Dukungan untuk band independen seperti mereka sangatlah penting dalam menghidupkan industri musik lokal.

Pesan yang ingin disampaikan Deliverance melalui album ini adalah bahwa rasa sakit dan trauma adalah bagian dari kehidupan yang harus dihadapi, namun juga bahwa suara paling keras bisa lahir dari kegelapan dan kesengsaraan. Dukungan dari para pendengar menjadi kunci dalam mempertahankan eksistensi band seperti Deliverance di tengah dinamika industri musik indie Tanah Air.

Source link