Trendy Reject Gebrak dengan Album Terbaru “Akustik Nakal”
Trendy Reject tampaknya belum kehabisan tenaga. Setelah melewati periode penuh gesekan internal, pergantian personel, hingga situasi pelik yang terjadi di tengah tur album kedua mereka, “The Last Step”, pada pertengahan 2024, unit Oi!/street punk asal Palembang itu justru terus bergerak liar. Belum lama melepas album ketiga “Sirkel Anarki” lewat Toxic Noise Records, kini mereka kembali menggeber rilisan baru bertajuk “Akustik Nakal”.
Langkah Berani dengan Konsep Baru
Jika kebanyakan band punk memilih mengencangkan distorsi untuk menjaga amarah tetap menyala, Trendy Reject malah mengambil arah yang tidak terduga. Lewat ‘Akustik Nakal’, mereka membiarkan gitar akustik, ritme yang lebih longgar, dan nuansa jalanan yang kasar bertemu dalam satu kemasan yang tetap membawa karakter band ini: keras kepala, urakan, dan penuh sindiran terhadap realitas di sekitarnya.
Bassis Icad Discharge mengungkapkan bahwa perjalanan mereka belakangan ini terasa sangat cepat. Dalam setahun terakhir, Trendy Reject telah merilis dua album penuh. “Yang perlu diingat, kami ngeluarin dua album dalam kurun waktu satu tahun. Pilat, nak ngegas nian,” ujarnya sambil bercanda.
Di balik konsep akustiknya, pengaruh musik yang membentuk album ini juga cukup beragam. Nama-nama seperti Motörhead lewat proyek “Whorehouse Blues”, Social Distortion, Rancid, Mötley Crüe, hingga Joe Strummer disebut memberi pengaruh kuat terhadap arah musikal album ini. Dari dalam negeri, mereka juga banyak menyerap semangat musisi seperti Andy Liany, Boomerang, Kantata Takwa, hingga berbagai musik folk dan pop khas Sriwijaya.
Kolaborasi dan Rencana Rilis
“Akustik Nakal” mulai dikerjakan sejak Oktober 2025 dan rampung pada Januari 2026. Proses kreatif album ini turut melibatkan Diamond Demon untuk pengerjaan layout cover, sementara Dadjon Oi! membantu proses pencarian tempat replikasi kaset tape yang dinilai mampu menghasilkan kualitas produksi sesuai harapan mereka.
Album ini dijadwalkan rilis pada 20 Mei 2026 dalam format kaset pita lewat Serigala Sriwijaya Records. Untuk memperluas distribusi, Trendy Reject juga bekerja sama dengan sejumlah label dan kolektif lintas kota seperti Lawless Jakarta, Disaster Records, Mata Merah Record, Illo Merch, Dimensi Liar, Fukyu Records, hingga Terror Street.
Dengan “Akustik Nakal”, Trendy Reject seperti ingin membuktikan bahwa musik jalanan tidak selalu harus hadir lewat distorsi tebal dan tempo menghajar. Kadang suara paling liar justru muncul ketika semuanya terdengar lebih pelan, lebih mentah, dan lebih telanjang.

