6 Tips Menghindari Kebiasaan Geber Gas Saat Berhenti

Pengendara motor matik sering kali tergoda untuk “geber” gas saat motor masih statis di tengah kemacetan. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini dapat merusak komponen mesin dan CVT. Menurut Endro Sutarno dari SiTEPAT, menggeber gas motor matic saat kondisi statis membuat mesin bekerja tanpa beban, berisiko menyebabkan kerusakan fatal seperti piston menghantam klep atau connecting rod patah, bahkan mesin bisa turun total.

Selain itu, komponen CVT seperti V-belt, roller, pulley, kampas kopling, dan rumah kopling juga terdampak akibat kebiasaan menggeber gas sembari menahan rem. V-belt bisa cepat retak atau putus, roller dan pulley aus dengan cepat, kampas kopling dan rumahnya dapat habis dengan bunyi decitan dan akselerasi tersendat.

Gejala awal kerusakan biasanya terjadi ketika muncul suara kasar dari dalam CVT, akselerasi terasa tidak halus, terdapat getaran kuat saat berjalan, motor terasa “ngempos”, dan kehilangan tenaga saat digas. Tips untuk merawat motor matic agar tetap awet antara lain hindari menggeber saat motor statis, panaskan mesin sebelum digunakan, jangan buka gas sambil tarik rem, dan lakukan servis CVT serta ganti sabuk sesuai anjuran.

Dengan menghindari kebiasaan menggeber gas saat motor matik statis, memanaskan mesin sebelum digunakan, dan rutin melakukan servis serta penggunaan oli yang tepat, performa motor bisa tetap optimal dan komponen tetap awet. Jadi, meskipun terlihat sepele, kebiasaan “geber” gas dapat berdampak serius pada motor matik Anda.

Source link