BandLab Perbarui Fitur Mastering, Kontrol Makin Fleksibel

BandLab memperluas kendali pengguna atas tahap akhir produksi musik melalui pembaruan fitur mastering. Produser dan musisi kini dapat menentukan tingkat intensitas pemrosesan pada setiap preset, sehingga hasil akhir lagu tidak lagi bergantung pada satu pengaturan bawaan.

Dalam pembaruan terbaru, setiap preset mastering menyediakan 11 tingkat intensitas. Pengguna bisa memilih seberapa kuat efek diterapkan berdasarkan karakter materi yang sedang dikerjakan. Pilihan ini memungkinkan produser menyesuaikan hasil mastering tanpa harus menerima pemrosesan preset dalam konfigurasi tetap.

Empat preset baru untuk pengguna Member

BandLab turut menambahkan empat preset baru yang tersedia khusus bagi pengguna paket Member, yaitu Natural, Cinematic, Spatial, dan Punch. Keempat preset tersebut melengkapi pilihan sebelumnya, yakni Universal, Fire, Clarity, dan Tape.

Preset tambahan itu dikembangkan melalui kolaborasi dengan tiga engineer peraih Grammy: Mandy Parnell, Mike Tucci, dan Maria Elisa Ayerbe. Ketiganya memiliki pengalaman dalam produksi serta mastering musik. Kehadiran preset baru tersebut memberi alternatif karakter suara bagi pengguna ketika menyelesaikan tahap akhir sebuah lagu.

Kontrol yang tersedia juga berbeda menurut jenis paket. Pengguna paket Max memperoleh akses ke Mastering EQ tiga band yang memungkinkan penyesuaian frekuensi rendah, menengah, dan tinggi sebelum lagu diekspor. Fitur ini dapat digunakan untuk mengatur keseimbangan frekuensi pada hasil akhir sebelum file audio dibuat.

Bagian dari pengembangan DAW BandLab

BandLab merupakan digital audio workstation (DAW) yang menggabungkan produksi musik dengan fitur sosial, termasuk berbagi video dan pesan langsung. Platform tersebut telah digunakan lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia dan terus menambah perangkat untuk mendukung proses produksi dalam satu layanan.

Saat ini, BandLab menyediakan tiga pilihan paket, yakni Free, Pro, dan Max. Paket Pro dibanderol US$14,99 atau sekitar Rp267.000, sementara paket Max tersedia dengan biaya US$29,99 atau sekitar Rp535.000. Setiap paket menawarkan fitur dan fasilitas yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.

Pembaruan mastering ini melanjutkan pengembangan fitur produksi BandLab. Pada Maret lalu, platform tersebut memperkenalkan Palette, fitur berbasis kecerdasan buatan yang membantu produser menemukan loop yang sesuai dengan proyek hanya melalui satu klik.

Palette dirancang untuk mencocokkan loop dengan materi yang sedang dikerjakan. Dengan bantuan fitur itu, pengguna dapat menemukan elemen suara yang relevan tanpa menelusuri kumpulan loop satu per satu.

Melalui pengaturan intensitas preset, preset tambahan, dan Mastering EQ untuk paket Max, BandLab memperbesar ruang penyesuaian sebelum lagu masuk ke tahap distribusi atau dipublikasikan. Produser yang mengerjakan musik secara mandiri kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menentukan karakter akhir materi mereka di dalam platform tersebut.

Source link