Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan seorang perempuan berinisial ANW (26) terhadap sosok yang dikaitkan dengan Betrand Peto masih berada dalam tahap penyelidikan. Di tengah proses hukum yang belum menghasilkan kesimpulan, peramal tarot Jeng Nimas membaca kemungkinan perjalanan kasus tersebut melalui kanal YouTube miliknya.
Laporan Dugaan Kekerasan Seksual
ANW melaporkan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang disebut terjadi di sebuah klub malam di kawasan SCBD pada Sabtu, 12 September 2026. Kepolisian telah membenarkan adanya laporan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa laporan itu ditujukan kepada seseorang yang disebut sebagai anak angkat artis berinisial RSO. Terlapor disebut menggunakan inisial ATT alias BP.
Inisial tersebut kemudian dikaitkan dengan Betrand Peto, yang diketahui memiliki nama lahir Alfonsus Toribio Tenkudi. Namun, proses hukum masih berjalan. Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk menentukan arah penyelidikan terhadap laporan tersebut.
Tarot Disebut Menggambarkan Situasi Belum Pasti
Dalam pembacaannya, Jeng Nimas membuka sejumlah kartu, antara lain Solided, Acceptance, Message, Fear, dan Justice. Kartu-kartu tersebut ia maknai sebagai simbol kesendirian, penerimaan, pesan atau kabar, kekhawatiran, serta persoalan hukum.
Menurut Jeng Nimas, rangkaian kartu itu memperlihatkan bahwa nasib Betrand Peto dalam perkara tersebut belum dapat dipastikan. Ia menilai proses pencarian informasi dan bukti masih menjadi faktor penting sebelum gambaran akhir kasus terlihat lebih jelas.
“Apakah Betrand akan bisa bebas nantinya? Atau bisa melepaskan diri dari jerat hukum? Masih diselidiki, makanya simbolnya awan, posisinya masih berubah-ubah, masih belum ada kepastian,” kata Jeng Nimas, dikutip pada Selasa, 15 September 2026.
Pembacaan berlanjut dengan munculnya kartu Perseverance, Great Fortune, dan Discovery. Jeng Nimas menafsirkan ketiganya sebagai gambaran tentang usaha, peluang, serta kemungkinan ditemukannya informasi atau bukti yang dapat memengaruhi perjalanan kasus.
“Jadi di sini bisa dibilang dari pihak kepolisian masih menyelidiki keberadaan Betrand Peto di sana seperti apa. Tapi posisi Peto memang masih belum aman untuk saat ini dan pihak dari kuasa hukumnya pasti akan berusaha mengumpulkan bukti-bukti agar bisa lolos dari jerat hukum. Nah, di sini sebenarnya ada celah peluang Betrand Peto mendapatkan keberuntungan nasib,” jelasnya.
Kartu untuk Kemungkinan Akhir Perkara
Jeng Nimas kemudian kembali mengambil kartu untuk melihat kemungkinan hasil akhir persoalan yang sedang dihadapi Betrand Peto. Pada tahap pembacaan berikutnya, kartu Lima Pedang dan Raja Pedang muncul.
Sementara itu, perkara tersebut masih berada dalam proses penyelidikan kepolisian. Berbagai bukti dan keterangan yang dikumpulkan akan menjadi bagian dari penanganan laporan dugaan kekerasan seksual itu.

