Kunci Adaptasi Victor Dethan di Persija untuk Juara Super League

Persija Jakarta menambah opsi di lini serang dengan merekrut Victor Dethan menjelang Super League musim 2026/2027. Pemain kelahiran Kupang itu bergabung pada awal Juli 2026, ketika masih berusia 21 tahun, dan menjadi bagian dari penyusunan skuad Macan Kemayoran di bawah pelatih Shin Tae-yong.

Perpindahan ke Jakarta membuka babak baru bagi Victor setelah menghabiskan empat musim bersama PSM Makassar. Jebolan Akademi PSM tersebut meninggalkan Juku Eja dengan catatan 95 penampilan, enam gol, dan delapan assist.

Pengalaman itu menjadi bekal Victor untuk menghadapi tantangan yang berbeda di Persija. Selain harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan skema permainan tim baru, ia akan tampil di hadapan kelompok suporter yang dikenal konsisten memberikan dukungan pada setiap pertandingan.

Kerja keras menjadi identitas utama

Victor memahami besarnya perhatian publik terhadap para pemain Persija. Karena itu, ia ingin membangun kesan melalui usaha yang diperlihatkan di lapangan, bukan semata-mata melalui statusnya sebagai pemain baru.

“Saya adalah seorang pekerja keras. Suporter Persija sangat loyal dan di setiap pertandingan mereka selalu ada,” kata Victor saat membicarakan atmosfer sepak bola Jakarta melalui kanal YouTube resmi klub.

Bagi pemain yang lahir pada 11 Juli 2004 tersebut, kerja keras bukan hanya modal untuk merebut tempat di tim. Sikap itu juga ingin ia jadikan karakter yang dapat dikenali oleh pendukung Macan Kemayoran sejak awal musim.

“Saya ingin dilihat sebagai pekerja keras. Itu yang paling penting sih,” ujar Victor.

Keinginannya memberi kesan kepada suporter akan berjalan beriringan dengan proses adaptasi di dalam tim. Persaingan di lini serang menuntutnya menjaga kualitas latihan dan menunjukkan bahwa pengalaman selama membela PSM dapat diterapkan bersama Persija.

Menjaga mental dan mengikuti taktik pelatih

Selain kesiapan fisik, Victor menempatkan kestabilan mental sebagai unsur penting untuk menjalani kompetisi. Menurut dia, kondisi psikologis pemain bisa berubah dari satu laga ke laga berikutnya. Kemampuan menjaga ketenangan diperlukan agar penurunan mental tidak memengaruhi penampilan di lapangan.

“Mentalitas itu yang paling penting. Karena ya bisa saja dalam satu pertandingan mental kita turun ketimbang pertandingan sebelumnya. Jadi mentalitas harus tetap stabil, tetap tenang,” tuturnya.

Pandangan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Victor dalam menghadapi tekanan dan persaingan bersama klub barunya. Ia menilai pemain perlu mempertahankan ketenangan, termasuk ketika berada dalam situasi sulit selama pertandingan.

Victor juga memasukkan kedisiplinan taktik sebagai unsur penting dalam upayanya mencapai performa terbaik. Selama masa persiapan hingga Super League 2026/2027 bergulir, ia berkomitmen menjalankan instruksi tim pelatih secara penuh.

Kombinasi kerja keras, mental yang stabil, dan kepatuhan terhadap rencana permainan akan menjadi dasar adaptasinya bersama Persija. Dengan pendekatan itu, Victor berusaha membuktikan kualitasnya sekaligus menjawab ekspektasi publik Jakarta pada musim pertamanya sebagai bagian dari Macan Kemayoran.

Source link