Perjalanan Impian Adrian Luna Bersama Persik Kediri – portal7.co.id

Cerita Pengakhiran Hubungan Sayang Persik Kediri dan Adrian Luna

Kebersamaan singkat antara Persik Kediri dan gelandang kreatif asal Uruguay, Adrian Luna, akhirnya resmi berakhir. Pemain berusia 34 tahun tersebut dipastikan meninggalkan skuad Macan Putih setelah masa peminjamannya selesai seiring tuntasnya kompetisi BRI Super League 2025/2026. Kabar perpisahan ini menandai selesainya masa bakti sang pemain yang sebelumnya didatangkan dari klub Liga Super India, Kerala Blasters. Manajemen Persik Kediri memutuskan untuk tidak memperpanjang masa tinggal gelandang berpengalaman tersebut di Stadion Brawijaya.

Peran Penting Adrian Luna

Adrian Luna bergabung dengan Persik Kediri pada putaran kedua musim lalu guna memperkuat sektor tengah. Selama merumput di kompetisi kasta tertinggi Indonesia, ia tercatat tampil dalam 15 pertandingan dengan sumbangan dua gol dan empat assist. Kontribusi krusialnya terlihat saat ia mencetak gol perdana dalam kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United pada akhir Januari 2026. Ia juga mencatatkan namanya di papan skor saat membantu Macan Putih menumbangkan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim.

Ambisi Adrian Luna di Indonesia

Sebelum berpisah, Adrian Luna sebenarnya memiliki ketertarikan mendalam untuk berkarier lebih lama di Indonesia. Ia sangat berambisi untuk mengikuti jejak sukses para pendahulunya sesama pesepak bola asal Uruguay yang melegenda di Kediri. Sosok legendaris seperti Ronald Fagundez dan Cristian Gonzales menjadi inspirasi utama bagi sang gelandang selama berada di tanah air. Ketertarikan tersebut bahkan membuatnya sempat berdiskusi langsung saat Persik melakoni laga tandang ke markas PSM Makassar.

“Ya. Saya sempat bertemu Ronald Fagundez. Dia banyak cerita tentang sepak bola Indonesia dan Persik. Dari perbincangan itu, saya makin tertarik bermain di sini, terutama Persik. Saya ingin sukses seperti Ronald Fagundez dan Cristian Gonzales,” ucap Adrian Luna.

Langkah manajemen Persik Kediri untuk tidak mempermanenkan status kontrak Adrian Luna membuat impian sang gelandang untuk mengukir sejarah panjang bersama klub tersebut kini terhenti. Kepergian Luna meninggalkan kesan manis namun juga memperlihatkan kerapuhan hubungan sepak bola yang bergantung pada kontrak.

Source link