D’Jenks Merayakan 13 Tahun Album ‘Self-Titled’ dengan Rilis Vinyl Terbatas
D’Jenks merayakan 13 tahun perjalanan album debut ‘self-titled‘ mereka dengan merilis vinyl 12 inci dalam jumlah yang sangat terbatas. Rilisan ini merupakan hasil kolaborasi antara Undead Zone Records dan Soundclash Rekords, dan resmi dirilis pada 13 Agustus 2026 dengan total hanya 13 salinan yang diproduksi.
Jumlah tersebut dipilih untuk melambangkan usia album ‘Self-titled’ yang telah berusia 13 tahun. Bagi D’Jenks, vinyl ini adalah cara untuk merayakan karya yang memiliki makna penting dalam perjalanan mereka. Format fisik ini juga memberikan kesempatan bagi kolektor dan penggemar lama untuk kembali memiliki album tersebut dalam bentuk yang lebih istimewa.
Video Musik “Hidup Ini Milik Kalian”
Perayaan ‘Self-titled’ berlanjut dengan video musik “Hidup Ini Milik Kalian”. Lagu ini diambil dari album kedua D’Jenks, ‘Blaze of Fire’. Video musiknya diproduksi oleh Sinema Pinggiran dan dirilis pada 28 Agustus 2026 di kanal Youtube resmi D’Jenks.
“Hidup Ini Milik Kalian” mengangkat tema tentang represi, kebebasan, dan penolakan terhadap kekuasaan yang menindas. Liriknya menggambarkan tubuh yang terbelenggu, suara yang dibungkam, dan batin yang tetap menolak untuk patuh.
“Mulutku terbungkam / Batinku menolak patuh / Sukmaku merdeka / Dari represi penguasa”
Penggalan tersebut mencerminkan gagasan utama yang diusung D’Jenks. Meski tubuh bisa dibatasi dan suara bisa ditekan, kebebasan dalam diri masih memiliki ruang untuk bertahan. Lagu ini kemudian menjadi seruan untuk mempertahankan keberanian dalam menghadapi tekanan.
Dalam bagian refrain, D’Jenks mengekspresikan perlawanan melalui lirik, “Lawan dinginnya malam / Mereka merdeka / Hantam hidup yang kelam / Mereka merdeka”. Di akhir lagu, ada keyakinan bahwa kebenaran tidak akan mudah dibungkam dan semangat perlawanan akan terus ada.
Mengenang Tragedi Affan Kurniawan
Video musik “Hidup Ini Milik Kalian” memiliki makna khusus karena dipersembahkan untuk mengenang satu tahun tragedi Affan Kurniawan. D’Jenks memanfaatkan momen ini untuk mengingat kembali peristiwa yang telah terjadi dan memastikan ingatan tersebut tidak hilang.
“Mengenang bukan berarti berhenti pada masa lalu, melainkan menjaga agar sebuah peristiwa tidak hilang begitu saja dan semangat perlawanan tetap memiliki tempat untuk hidup,” ujar vokalis D’Jenks, Mr. Rumput.
Kehadiran video musik ini memperluas pesan yang terkandung dalam lagu. Visual yang diproduksi oleh Sinema Pinggiran tidak hanya mengikuti lirik, tetapi juga membawa “Hidup Ini Milik Kalian” ke dalam konteks ingatan dan solidaritas. Bagi D’Jenks, mengenang sebuah tragedi adalah bagian dari usaha untuk mempertahankan nilai kemanusiaan dan keberanian dalam menyuarakan kebenaran.
Perjalanan D’Jenks dimulai sejak 2003. Grup yang terbentuk di kawasan pinggiran selatan Jakarta ini dikenal dengan kombinasi reggae dan sikap punk rock. Saat ini, formasi mereka terdiri dari Mr. Rumput sebagai vokalis, Rama Adhitya di gitar, Fernanda Rifansyah di keyboard, Rezky Zulkarnain di drum, dan Gatot Hendarto di bass.

