Ruben Onsu dan Sarwendah Kembali Bertarung di Persidangan Gugatan Hak Asuh Anak
Persidangan gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah mediasi gagal mencapai kesepakatan. Proses persidangan kini telah memasuki tahap pokok yang menarik perhatian banyak pihak.
Permasalahan Transparansi Pengeluaran Ruben Onsu
Salah satu fokus utama dalam persidangan adalah mengenai transparansi pengeluaran yang terkait dengan kebutuhan ketiga anak Ruben dan Sarwendah. Kuasa hukum Ruben, Tiffany Setiawaty, menyebut bahwa mereka masih menunggu rincian biaya yang sebelumnya diminta kepada Sarwendah.
Permintaan tersebut mencakup perincian penggunaan kartu kredit, nafkah, dan kebutuhan anak lainnya. Ruben ingin memastikan bahwa setiap pengeluaran yang dilakukan untuk kepentingan anak sesuai dengan tujuannya dan didukung dengan bukti yang jelas.
Transparansi Pengeluaran Dana sebagai Poin Perdebatan
Tiffany menekankan bahwa permintaan tersebut bukan bertujuan untuk menghindari tanggung jawab terhadap anak. Mereka hanya ingin menjelaskan penggunaan dana secara transparan agar terlihat jelas alasan dan tujuan dari setiap pengeluaran yang dilakukan.
Pihak Ruben juga membutuhkan bukti transaksi seperti resi atau tanda terima untuk memperjelas pengeluaran yang telah dilakukan. Selama pengeluaran tersebut benar-benar untuk kebutuhan pemeliharaan dan pendidikan anak, Ruben siap bertanggung jawab sesuai dengan kewajibannya.
Proses hukum antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih akan terus berlanjut dengan agenda sidang berikutnya yang dijadwalkan pekan depan melalui sistem e-Court. Pihak tergugat masih harus menyampaikan jawaban mereka terkait gugatan yang diajukan.

