Potensi Ekspor Kelapa Indonesia Semakin Berkembang
Momentum Hari Kelapa Sedunia tak hanya menjadi ajang untuk menyadari manfaat kelapa bagi kesehatan, tetapi juga untuk mengingat potensi ekonomi besar yang dimiliki Indonesia. Menurut jurnal agribisnis Universitas Malikussaleh (Agrifo), Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa terbesar di dunia dengan produksi mencapai 17,98 juta ton (Food and Agriculture Organization, 2025).
Peran Indonesia dalam Ekspor Kelapa Dunia
Penelitian yang dilakukan oleh Marbudi dan tim dari Politeknik Negeri Lampung menyebutkan bahwa ekspor kelapa Indonesia mencapai 1.242.534 ton pada tahun 2024, berkontribusi sebanyak 20,21% dari total kuantitas ekspor kelapa dunia. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai kontributor kuantitas ekspor terbesar di dunia.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengkonfirmasi tren positif ini. Sepanjang periode Januari–Oktober 2025, ekspor kelapa bulat Indonesia mengalami lonjakan signifikan hingga 122,11% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dengan nilai mencapai USD 468,86 juta. Kinerja ekspor ini didorong oleh peningkatan harga dan volume di pasar internasional.
Peningkatan Volume dan Harga Ekspor
Dari segi volume, ekspor kelapa naik sebesar 36,15% dari 842,08 ribu ton menjadi 1,15 juta ton. Tak hanya itu, harga satuan ekspor juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 63,15%, dari USD 0,25 per kg menjadi USD 0,41 per kg. China tetap menjadi pasar utama bagi ekspor kelapa Indonesia, dengan menyerap sekitar USD 171,3 juta dari total ekspor kelapa bulat Indonesia sepanjang periode tersebut, mengungguli Vietnam dan Malaysia.

