After Eight Merangkum Dua Tahun Perjalanan Kreatif dalam EP ‘The Reach’
Band indie rock/alternatif asal Belanda, After Eight, akan segera mengenalkan karya musik pertama mereka berupa EP debut ‘The Reach’. EP ini berisi lima lagu yang merekam perjalanan dua tahun After Eight dalam bermusik, dari menulis lagu hingga menyelesaikan proses rekaman di Raiko Records dengan bantuan produser Stijn Donders. ‘The Reach’ menunjukkan kemampuan mereka dalam beralih dari musik rock enerjik ke momen-momen yang lebih tenang, hangat, dan intim.
Awal Perjalanan After Eight
Kisah After Eight dimulai pada awal 2023 ketika gitaris Jelle van der Sar bersiap untuk meninggalkan rumah masa kecilnya. Bersama vokalis dan gitaris Sonja Wilhart, mereka mengadakan konser garasi yang kemudian membuka jalan bagi perjalanan musik mereka. Dengan bergabungnya drummer Joram van Noort dan pemain bass Sako Milikian, serta gitaris Tim Grootscholten, After Eight akhirnya memiliki formasi lengkap yang terus mengembangkan karakter musik mereka.
Pengaruh dan Proses Kreatif
After Eight terinspirasi oleh berbagai musisi seperti Radiohead, Mother Mother, hingga Big Thief. Mereka menggabungkan berbagai elemen musik dari genre indie rock, alternative rock, folk rock, experimental rock, shoegaze, dan post-punk. Dalam proses penulisan lagu, setiap anggota band turut berkontribusi sehingga menciptakan karakter musik yang unik. Lagu-lagu dalam ‘The Reach’ lahir dari pengalaman personal dan emosi yang dalam, seperti rasa sakit, kerumitan dalam mencintai, dan kerinduan yang kompleks.
‘The Reach’ menjadi cerminan dari perjalanan kreatif After Eight selama dua tahun terakhir. Dalam lima lagu yang mereka bawakan, pendengar diajak merasakan intensitas dan kerentanan yang ada dalam musik indie rock/alternatif yang mereka hasilkan. Dari kesedihan hingga keindahan dalam kelemahan, After Eight mampu mengekspresikan berbagai emosi melalui setiap lagu yang mereka ciptakan.

