Jagung manis merupakan salah satu tanaman yang mudah ditanam dan dapat memberikan hasil yang memuaskan jika perawatannya dilakukan dengan baik. Salah satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah seputar waktu panen jagung manis.
Berapa Lama Jagung Manis Bisa Dipanen?
Jagung manis biasanya bisa dipanen sekitar 60 hingga 75 hari setelah masa tanam. Hal ini lebih cepat dibandingkan dengan jenis jagung lainnya karena jagung manis dipanen saat bijinya masih muda dalam fase susu. Waktu panen yang tepat bergantung pada berbagai faktor seperti varietas tanaman, kondisi cuaca, dan perawatan yang dilakukan. Tanda yang paling jelas untuk memastikan jagung manis siap dipanen adalah rambut tongkol yang sudah mengering dan berubah warna menjadi cokelat, serta biji jagung yang sudah penuh dan dapat mengeluarkan cairan seperti susu ketika ditekan.
Jarak Tanam Ideal Untuk Jagung Manis
Saat menanam jagung manis, penting untuk memperhatikan jarak tanam yang ideal. Biasanya, jarak tanam yang direkomendasikan adalah sekitar 70 x 20 cm atau 75 x 20 cm. Setiap lubang tanam sebaiknya ditanami satu hingga dua biji jagung dengan kedalaman 3 hingga 5 cm. Selain itu, tanaman jagung sebaiknya ditanam dalam beberapa baris yang saling berdekatan membentuk blok, bukan hanya dalam satu baris lurus. Hal ini bertujuan agar penyerbukan oleh angin dapat berlangsung dengan baik dan tongkol jagung terisi penuh.
Jagung Manis di Pot atau Polybag
Bagi yang memiliki lahan terbatas, jagung manis juga bisa ditanam di pot atau polybag dengan syarat pot atau polybag tersebut berukuran besar dan menggunakan campuran tanah, sekam, dan kompos sebagai media tanam. Pastikan tanaman jagung mendapat sinar matahari penuh minimal 6 hingga 8 jam setiap harinya. Karena penyerbukan jagung manis bergantung pada angin, sebaiknya letakkan beberapa pot atau polybag berdekatan dan jika diperlukan, bantulah proses penyerbukan secara manual agar tongkol jagung tetap dapat terisi penuh.

