Biaya Klaim Asuransi Mobil: Penjelasan, Rincian, dan Contohnya
Jakarta – Biaya klaim asuransi mobil seringkali tidak sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan asuransi. Pemilik kendaraan biasanya harus membayar risiko sendiri, atau own risk, sesuai dengan ketentuan polis yang dimiliki.
Apa Itu Biaya Risiko Sendiri?
Biaya risiko sendiri atau deductible merupakan jumlah uang yang harus dibayar oleh pemegang polis saat mengajukan klaim. Setelah membayar biaya tersebut, sisanya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Sebagai contoh, jika biaya perbaikan mobil mencapai Rp5 juta dan own risk dalam polis sebesar Rp300.000, maka pemilik kendaraan harus membayar Rp300.000, sementara sisanya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Berapa Kisaran Biaya Klaim Asuransi Mobil?
Untuk klaim kerusakan kendaraan, pemilik mobil perlu menyiapkan own risk sesuai dengan ketentuan polis yang dimiliki. OJK menetapkan risiko sendiri minimum sebesar Rp300.000 untuk asuransi kendaraan bermotor.
Namun, besaran own risk dapat bervariasi tergantung pada produk dan ketentuan polis yang dipilih oleh pemilik kendaraan. Untuk perluasan perlindungan tertentu, biaya risiko sendiri juga dapat memiliki ketentuan khusus.
Contoh Perhitungan Biaya Klaim
Misalnya, biaya perbaikan mobil mencapai Rp8 juta dengan own risk sebesar Rp300.000. Dalam hal ini, pemilik kendaraan akan menanggung Rp300.000 dan sisanya akan ditanggung oleh perusahaan asuransi selama kerusakan tersebut tercakup dalam polis.
Perbedaan antara asuransi All Risk dan Total Loss Only (TLO) juga mempengaruhi kemungkinan klaim yang dapat diajukan oleh pemilik kendaraan. Asuransi All Risk memberikan perlindungan terhadap berbagai kerusakan, sementara TLO ditujukan untuk kerugian total sesuai batas yang ditetapkan dalam polis.
Klaim asuransi tidak selalu berarti pemilik harus membayar, namun jika terjadi own risk, biaya tersebut harus dibayarkan. Penting bagi pemegang polis untuk memahami ketentuan asuransi yang berlaku untuk menghindari biaya klaim yang tidak terduga.
Cara Menghindari Biaya Klaim Membengkak
Agar biaya klaim tidak membengkak, pemilik mobil disarankan untuk memahami own risk yang harus dibayar, dokumentasikan kerusakan dengan baik, laporkan kejadian kepada perusahaan asuransi, dan pastikan bengkel yang digunakan sesuai dengan ketentuan polis.
Sebelum mengajukan klaim, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami isi polis, termasuk perluasan jaminan, pengecualian, serta kewajiban yang dimiliki. Dengan demikian, biaya klaim asuransi mobil dapat dikelola dengan lebih efektif sesuai dengan kebutuhan pemilik kendaraan.

