Blutapes Akhirnya Merilis Album Debut ‘Passengers’ Setelah Penantian Panjang
Rencana memang tidak selalu berjalan sesuai harapan, dan hal ini juga dialami oleh Blutapes, unit power pop/rock alternatif asal Yogyakarta. Mereka awalnya menargetkan untuk merilis album penuh pada akhir 2025 setelah meluncurkan single “Ocean” pada Juli tahun sebelumnya. Namun, berbagai pertimbangan dan dinamika internal membuat jadwal tersebut harus diubah. Kini, setelah menunggu lebih lama dari yang diharapkan, Blutapes akhirnya merilis album debut mereka yang berjudul ‘Passengers’.
Berisi sepuluh lagu, ‘Passengers’ menjadi karya penuh pertama Blutapes yang merangkum perjalanan kreatif mereka selama beberapa tahun terakhir. Proses pembuatan album ini tidak singkat; dimulai sejak 2021 dan baru selesai pada 2024, sebelum akhirnya dirilis pada pertengahan 2026.
Tema “Passengers” dan Variasi Musikal
Album ‘Passengers’ membahas tentang orang-orang yang pernah singgah dalam hidup seseorang. Konsep album ini menggambarkan bahwa setiap individu bagaikan penumpang dalam sebuah perjalanan, datang tanpa direncanakan, berbagi ruang dan waktu, lalu melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.
Setiap lagu dalam album ini menggambarkan potongan pengalaman yang berbeda, mulai dari momen perkenalan, perkembangan hubungan, perubahan seiring waktu, hingga perpisahan yang tak terhindarkan. Meski beragam, semua lagu terjalin dalam satu narasi besar tentang perjalanan antarmanusia.
Proses Produksi dan Pengaruh Musikal
Proses rekaman ‘Passengers’ dilakukan di Watchtower Studio, Yogyakarta, dengan Bable Sagala sebagai produser. Blutapes banyak terinspirasi oleh nama-nama seperti Superdrag, Sebadoh, Ash, dan Teenage Fanclub. Pengaruh ini tercermin dalam permainan gitar yang padat, harmoni vokal, dan nuansa power pop yang kuat.
Setelah tiga tahun dalam proses penyusunan album, Blutapes berhasil menciptakan karya yang dinamis dan penuh karakter. Setiap lagu menunjukkan variasi musikal serta pengaruh yang berbeda-beda, tetapi masih terasa personal dan sesuai dengan identitas mereka sebagai band.
Passengers telah dapat dinikmati melalui layanan streaming musik digital. Bagi Blutapes, album ini merupakan catatan tentang jejak orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka dan melanjutkan perjalanan masing-masing.

