Bandung-Kuala Lumpur: Rattling Mini Tour Rattlesnake (Brothers)
Satu tahun setelah merilis single debut “BINATANG” dan EP ‘HATI SIAPA?’, Rattlesnake (Brothers) siap melangkah lebih jauh dengan “Rattling Mini Tour” di Bandung dan Kuala Lumpur. Tur ini menjadi kesempatan bagi trio musik rock alternatif asal Bandung untuk berbagi energi panggung langsung dengan pendengar di berbagai kota.
Perjalanan Menuju Mini Tur
Rattlesnake merayakan rilis single “BINATANG” dan EP ‘HATI SIAPA?’ bersama teman, keluarga, dan komunitas musik di Snake Lair dan dengan kolektif QELANAIN di lingkungan ISBI Bandung. Meskipun mendapat sambutan positif, trio ini merasa ada pesan yang belum sepenuhnya tersampaikan dalam EP terbaru mereka.
Bertekad untuk membawa energi EP ‘HATI SIAPA?’ ke panggung-panggung baru, Rattlesnake menjelajahi berbagai ruang kreatif di Bandung. Dari penampilan di kampus-kampus hingga kolaborasi dengan musisi lokal, mereka semakin yakin akan kualitas musik yang mereka bawa.
Dari Bandung ke Kuala Lumpur
Di tengah perjalanan musik mereka, Rattlesnake menerima undangan dan permintaan dari pendengar di Kuala Lumpur. Dukungan dari Malaysia membuat trio ini memutuskan untuk menggelar “Rattling Mini Tour” dengan lima pertunjukan. Dua diantaranya akan berlangsung di Bandung sebelum melanjutkan ke Kuala Lumpur.
Rangkaian konser dimulai dengan SILATURAHBLUES di Ruang Putih Bandung pada 4 Juli, dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun ON LOOP di Taman Utara Bandung pada 11 Juli. Di Kuala Lumpur, mereka akan tampil di Behave Ampang, EJKLSSENI, dan satu lokasi rahasia pada 19 Juli.
Energi Blues dan Alternatif
Rattlesnake (Brothers) terdiri dari Jo (bass dan vokal), Nico (gitar), dan Kayla (drum). Dengan pengaruh blues klasik, rock alternatif, dan musik jalanan, trio ini menghadirkan lagu-lagu yang memperkaya emosi pendengar. “BINATANG” dan EP ‘HATI SIAPA?’ menjadi representasi dari kegelisahan dan harapan yang tersirat dalam musik mereka.
“Rattling Mini Tour” bukan sekadar perjalanan musik lintas negara, tapi juga kesempatan untuk menjalin hubungan dengan komunitas musik Asia Tenggara. Bagi Rattlesnake, langkah ini merupakan awal dari petualangan yang lebih luas di dunia musik independen.

