7 Ide Kebun Vertikal Kacang-Kacangan Pakai Ember Bekas

Menyulap ember bekas menjadi media tanam yang kreatif, kebun vertikal kombinasi kacang-kacangan pakai ember bekas menjadi solusi menyenangkan bagi para penggemar pertanian urban. Sistem ini menggabungkan penanaman kacang-kacangan seperti kacang panjang, buncis, dan kacang hijau dengan tanaman pendamping lainnya seperti kemangi, kangkung, atau bunga kenikir.

Ukuran Ember yang Ideal

Jika Anda tertarik untuk mencoba kebun vertikal dengan ember bekas, perlu diketahui bahwa ukuran ember memainkan peran penting. Ember cat bekas berukuran 10 liter biasanya sudah cukup untuk menanam kacang panjang. Namun, untuk tanaman yang lebih besar seperti labu siam, disarankan untuk menggunakan ember berkapasitas 25–30 liter. Umumnya, ember yang mengandung cat, oli, atau dulunya berisi air mineral dengan kapasitas 15–25 liter sangat ideal untuk menampung akar tanaman sayuran.

Kebutuhan Tiang Rambatan

Salah satu pertimbangan penting dalam kebun vertikal adalah kebutuhan tiang rambatan untuk jenis kacang yang tepat. Kacang panjang dan buncis rambat memerlukan tiang penyangga atau lanjaran untuk merambat. Di sisi lain, kacang hijau dan buncis tegak tidak memerlukan struktur tinggi karena pertumbuhannya cenderung lebih padat dan tidak memerlukan dukungan khusus.

Cara Mengatasi Hama Secara Alami

Untuk menjaga kebun vertikal tetap sehat dan produktif, pengendalian hama yang ramah lingkungan menjadi kunci. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menanam tanaman pendamping yang dapat mengusir hama secara alami. Misalnya, kemangi memiliki aroma yang mampu mengusir sebagian hama, sementara bunga kenikir bisa menarik serangga penyerbuk dan mengusir kutu daun. Selain itu, tanaman seperti serai atau rosemary juga dikenal sebagai pengusir hama alami yang efektif.

Source link