Unit pop asal Yogyakarta, Cherish, mengenalkan diri melalui EP perdana mereka yang berjudul ‘Daily of Pretty Mess‘. EP ini dirilis melalui Bandcamp setelah sebelumnya sudah tersedia dalam format kaset edisi terbatas di Record Store Day Yogyakarta.
Isi EP
EP ini terdiri dari lima lagu, masing-masing “Intro”, “Silent Admirer”, “Can I Annoy You Forever?”, “Candy Kisses”, dan “Favorite Bar”, yang menggambarkan kegelisahan sehari-hari dan momen reflektif. Setiap lagu seperti potongan catatan harian yang memperlihatkan perasaan terpendam, hubungan yang menggantung, dan hal-hal kecil yang sering terlupakan.
Proses Produksi
Materi EP direkam di Watchtower Records dan proses mixing serta mastering dilakukan oleh Bable Sagala. Hasilnya terdengar hangat dan lapang, memberi ruang bagi setiap instrumen dan vokal untuk bersinar tanpa terasa berlebihan. Pilihan produksi ini menekankan kesan organik dan tidak dipaksakan.
Visual EP “Daily of Pretty Mess” dikembangkan oleh Farhan Rizki dengan artwork yang mencerminkan keindahan yang muncul dari kekacauan sehari-hari. Visual tersebut sesuai dengan konsep musik Cherish yang menggambarkan keindahan dari ketidaksempurnaan.
Cherish memperlihatkan arah musikal yang berfokus pada kejujuran dan merayakan ketidaksempurnaan sebagai bagian dari pengalaman manusia. Mereka membawa pendengar dalam perjalanan musikal yang identik dengan cerita sederhana namun dalam.
Melalui EP ini, Cherish membuktikan kemampuan mereka dalam menciptakan karya musikal yang lugas namun sarat makna. Dengan identitas yang terus terbentuk melalui karya-karya mereka, Cherish menjanjikan perjalanan musikal yang menarik di masa depan.

