Tips Orang Tua Menangani Anak Tantrum Efektif

Tantrum adalah respons umum yang dirasakan oleh anak-anak ketika mereka merasa tidak nyaman. Menurut Tiara Sayyida, seorang mantan guru PAUD di Miftahul Ulum, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, orang tua seharusnya tidak menunjukkan reaksi emosional saat anak sedang tantrum. Ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda tantrum, langkah pertama adalah memberikan jeda dan mengamati ekspresi anak. Tantrum bisa terjadi di tempat dan situasi yang tidak terduga sehingga penting bagi orang tua untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi anak untuk meluapkan emosinya.

Memberikan kesempatan bagi anak untuk mengekspresikan emosinya ini berbeda dengan membiarkannya sepenuhnya. Orang tua perlu mendampingi anak secara dekat untuk mencegah perilaku yang bisa berbahaya. Jika tantrum terjadi di rumah, orang tua dianjurkan untuk memberikan waktu 1-2 menit bagi anak untuk meredakan dirinya di tempat yang aman. Tiara menegaskan bahwa tantrum bukanlah tanda anak nakal, melainkan merupakan fase awal dari ekspresi emosi anak. Penyebab tantrum bisa bermacam-macam, mulai dari kelelahan, kurang tidur, hingga perubahan lingkungan yang membuat anak tidak nyaman. Jadi, penting bagi orang tua untuk tetap tenang dan memberikan dukungan saat anak sedang menghadapi tantrum.

Melalui pendekatan yang sabar dan pengertian, orang tua dapat membantu anak mengatasi tantrum dengan lebih baik. Di saat-saat seperti ini, anak membutuhkan bimbingan dan dukungan dari orang tua untuk belajar mengontrol emosinya. Dengan memberikan ruang dan waktu yang tepat, orang tua dapat membantu anak melalui fase tantrumnya dengan lebih baik.

Source link