Kebun sayur di bantaran sungai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menyediakan pangan dan menjaga keseimbangan lingkungan. Konsep ini sejalan dengan prinsip ketahanan pangan, yang menempatkan fokus pada ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan yang berkelanjutan. Penelitian menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya tergantung pada produksi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya yang ada. Dengan demikian, kebun sayur di bantaran sungai menjadi solusi nyata yang menggabungkan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial.
Tidak semua bantaran sungai dapat dijadikan kebun, karena perlu memastikan kondisi tanah stabil, tidak rentan terhadap banjir ekstrem, dan bebas dari pencemaran berat. Manfaat utama kebun sayur di bantaran sungai termasuk penyediaan pangan, peningkatan ekonomi, dan perbaikan kualitas lingkungan. Untuk menjaga kebun tetap produktif, diperlukan perawatan rutin, pengelolaan air yang baik, dan penggunaan pupuk organik.
Meskipun ada yang berpendapat bahwa kegiatan ini memerlukan modal besar, namun banyak praktik memanfaatkan bahan bekas dan gotong royong warga sehingga tidak selalu membutuhkan modal besar. Idealnya, kebun ini sebaiknya dikelola bersama oleh komunitas agar keberlanjutannya lebih terjamin.

