Sebuah ruang bawah tanah seluas sekitar 17.000 kaki persegi yang tersembunyi di bawah area lapangan polo tempat Coachella digelar kini menjadi lokasi pembuka instalasi audiovisual “Kid A Mnesia” milik Radiohead. Lokasi yang tidak banyak diketahui publik ini dipilih sebagai titik awal presentasi fisik dari proyek yang sebelumnya hanya dapat diakses secara virtual.
Instalasi “Kid A Mnesia” sejatinya bukan konsep baru. Proyek ini pertama kali diperkenalkan pada 2021 dalam format digital melalui kolaborasi dengan Epic Games, dirancang untuk konsol dan komputer. Saat itu, keterbatasan akibat pandemi membuat pengalaman virtual menjadi satu-satunya opsi. Materi yang dihadirkan mencakup visual, film, serta karya seni yang terinspirasi dari dua album penting mereka, ‘Kid A‘ dan ‘Amnesiac‘.
Kini, konsep awal yang sejak awal dirancang sebagai pengalaman fisik akhirnya direalisasikan. Instalasi ini hadir dalam bentuk ruang pamer imersif bernama “Motion Picture House”, yang dibangun khusus untuk menampung keseluruhan pengalaman audiovisual tersebut. Di dalamnya, pengunjung diajak masuk ke dalam dunia visual yang gelap, surealis, dan penuh simbol, selaras dengan karakter musik Radiohead di era awal 2000-an.
Thom Yorke menggambarkan konsep naratif instalasi ini sebagai kisah tentang “sebuah monster yang terperangkap di dalam museum terbengkalai yang berisi hal-hal yang hilang dan terlupakan“. Deskripsi tersebut memberi gambaran tentang pendekatan artistik yang tidak linear, mengandalkan atmosfer dan interpretasi personal daripada alur cerita yang eksplisit.
Setelah debutnya di lokasi Coachella, instalasi ini dijadwalkan melakukan tur ke sejumlah kota besar dunia, termasuk Brooklyn, Chicago, Mexico City, dan San Francisco, dalam periode mulai Mei tahun ini hingga Februari tahun depan. Rangkaian tur ini membuka akses yang lebih luas bagi penggemar untuk merasakan langsung pengalaman yang sebelumnya hanya hadir dalam format digital.
Menariknya, pengalaman di dalam “Motion Picture House” dirancang untuk tetap eksklusif dan tidak terdokumentasi secara bebas. Pihak penyelenggara melarang pengunjung mengambil foto maupun video selama berada di dalam instalasi. Setiap perangkat yang dibawa masuk akan diberi penutup kamera untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi. Dengan pendekatan ini, pengalaman yang disajikan tetap utuh dan tidak terfragmentasi oleh distribusi visual di luar konteksnya.
Sebagai gantinya, materi visual resmi dari instalasi ini akan dirilis secara terbatas melalui kanal media sosial khusus, sepeti Instagram, TikTok, serta platform lainnya. Sebuah trailer juga telah diperkenalkan melalui YouTube, memberi gambaran awal tentang atmosfer yang dibangun dalam proyek ini.
Dengan memindahkan pengalaman dari ruang digital ke ruang fisik, “Kid A Mnesia” membuka cara baru dalam menikmati karya Radiohead, tidak hanya sebagai musik, tetapi sebagai lanskap visual dan ruang imersif yang dapat dijelajahi secara langsung.

