Aldi Taher Live: Nomor HP Tersebar, Diserang 10 Ribu Chat
Pada Minggu, 12 April 2026 pukul 11.37 WIB, Aldi Taher mendadak dibuat kewalahan setelah nomor ponselnya tersebar luas usai ia membagikannya secara terbuka demi mencari peluang kerja. Bukannya mendapat tawaran manggung atau kerja sama, ponselnya justru dipenuhi ribuan pesan yang membuat perangkatnya nyaris tak bisa dipakai normal.
Nomor Dibuka Saat Live, Respons Publik Berbalik Arah
Masalah ini bermula ketika Aldi tampil dalam sesi live streaming Marapthon milik Reza Arap. Di momen itu, ia menyebut nomor pribadinya secara langsung dengan harapan bisa menjaring tawaran profesional, mulai dari panggung hiburan, kerja sama sebagai Key Opinion Leader (KOL), hingga iklan.
Namun, yang datang justru gelombang pesan yang tidak sesuai kebutuhan. Alih-alih mendapat respons kerja, Aldi disebut dibanjiri chat spam, pesan iseng, sampai pesanan makanan yang rupanya berkaitan dengan bisnis kulinernya. Jumlah pesan yang masuk membuat ponselnya tak sanggup bekerja lancar.
Ponsel Tak Kuat Menampung Ribuan Pesan
Setelah kejadian itu, Aldi mengunggah video keluhan lewat akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, ia mengeluhkan kondisi ponselnya yang terganggu berat akibat terlalu banyak pesan masuk. Situasi itu bukan sekadar merepotkan, tetapi juga menghambat aktivitasnya yang bergantung pada komunikasi lewat telepon.
Aldi kemudian meminta publik untuk menghentikan pengiriman pesan yang tidak relevan. Ia menegaskan bahwa nomor tersebut memang dibuka untuk kepentingan profesional, bukan untuk dijadikan sasaran spam atau bahan bercandaan. Menurutnya, banjir chat itu sudah membuat perangkatnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Komunikasi Kerja Dialihkan ke Istri
Karena nomor pribadinya tak lagi efektif dipakai, Aldi akhirnya mengambil langkah darurat dengan mengalihkan urusan komunikasi kerja kepada istrinya, Salsabilih. Langkah itu dipilih agar ia tetap bisa menjalin kontak dengan klien-klien penting tanpa terus terganggu pesan yang tidak perlu.
Bagi Aldi, persoalan ini jelas bukan hal sepele. Nomor ponsel yang semula dimaksudkan sebagai pintu masuk pekerjaan justru berubah menjadi sumber masalah baru. Ia pun berharap publik lebih bijak saat menggunakan nomor pribadi yang dibagikan untuk urusan profesional, agar tidak mengganggu jalur komunikasi yang memang sedang ia bangun.
Source link

