Strange Fruit merilis extended play terbaru yang diberi judul ‘Drips’, yang menandai fase eksplorasi musik mereka selama satu dekade. Sejak merilis ‘Dolphin Leap’ pada 2015, band ini telah mengubah berbagai jenis musik mulai dari noise pop, krautrock, shoegaze, acid house, hingga musik elektronik eksperimental ke dalam empat komposisi yang beragam. EP ini menampilkan penggabungan instrumen analog dan perangkat mesin yang memberikan fondasi ritmis yang lebih kompleks.
Single pembuka ‘Iridescent’ menampilkan sentuhan eksplorasi elektronik yang kuat, dengan beat minimalis namun memicu dorongan gerak. Lirik ‘Iridescent’ membawa pendengar ke dalam suasana hipnotik dengan perpaduan bass dalam, gitar atmosferik, dan vokal yang mendalam. Lagu ini dilihat oleh band sebagai representasi dari menemukan cahaya di tengah kegelapan.
Lagu ‘Pouvoir Moteur’ menunjukkan perpaduan ritme motorik dengan inspirasi dari krautrock dan ditambah dengan pengaruh luar musik seperti makanan Prancis dan bir Jerman. ‘Monopolar’, single berikutnya, menampilkan sentuhan pop melankolia dengan arpeggio elektronik dan tekstur ambient yang menciptakan suasana antara sadar dan mimpi. Video musik ‘Monopolar’ yang disertakan juga menghadirkan pengalaman visual yang disorientasi dan sinematik.
‘Drips’ juga diperluas melalui interpretasi ulang oleh sejumlah produser seperti Jonathan Kusuma, Sean Johnston alias Hardway Bros, dan Tom Furse dari The Horrors. Remix ini memberikan perspektif baru pada lagu-lagu dalam EP. Proses produksi EP melibatkan Bernardus Fritz, yang membantu memperkaya detail sonik dan struktur komposisi untuk mempertahankan karakteristik sound Strange Fruit.
Rilisan ini telah tersedia secara digital sejak 3 April 2026 melalui Gentle Tuesday Recordings dan akan dirilis dalam format fisik piringan hitam melalui kolaborasi dengan Loide Records dan TipTop Records. Ini memberi penggemar kesempatan untuk menikmati karya Strange Fruit dalam format fisik yang lebih imersif.

