Masyarakat Rusia memiliki kepercayaan yang kuat terhadap makhluk gaib dan praktik mistik berdasarkan survei yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Opini Publik (VCIOM). Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar responden percaya pada kekuatan gaib yang melindungi mereka dalam situasi berbahaya, seperti perang. Selain itu, keyakinan pada roh atau dewa pelindung juga cukup tinggi, dengan sebagian besar responden meyakini dalam keberadaan makhluk gaib yang menaungi militer, keluarga, dan hewan. Meskipun hanya sebagian kecil yang percaya pada putri duyung dan nimfa, namun kepercayaan pada makhluk supernatural secara umum masih cukup tinggi di kalangan masyarakat Rusia.
Menariknya, hasil survei menunjukkan bahwa kepercayaan pada entitas supernatural cenderung meningkat seiring bertambahnya usia responden. Generasi yang lebih tua cenderung lebih terbuka terhadap hal-hal mistis dibandingkan dengan generasi yang lebih muda. Maria Grigorieva, seorang pakar senior di Departemen Penelitian Politik VCIOM, menjelaskan bahwa kepercayaan pada hal gaib dan praktik mistik bisa menjadi mekanisme psikologis untuk mengurangi stres akibat ketidakpastian. Dalam situasi ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi, kecenderungan orang untuk mencari perlindungan dalam keyakinan mistis semakin meningkat.
Keterlibatan dengan praktik magis di berbagai generasi tetap konsisten, dan hal tersebut dianggap sebagai upaya untuk mencari ketenangan psikologis di tengah ketidakpastian yang melanda. Melalui peramal, horoskop, dan keyakinan pada roh dan kekuatan gaib, masyarakat Rusia berusaha mencari perlindungan dan harapan di masa depan yang tidak pasti. Dengan adanya tekanan geopolitik dan ekonomi yang semakin meningkat, kecenderungan mistisisme juga semakin naik yang ditandai dengan peningkatan kunjungan ke praktisi mistis, tempat-tempat suci, dan penggunaan jimat sebagai perisai psikologis.

