Review EP Pertama Bedroomflwr: Faith in the Middle of Ruin

Bedroomflwr pertama kali ditemui pada akhir 2025 di Tanah Pilih Pesako Betuah, Jambi, di mana band ini menampilkan materi orisinal yang langsung menarik perhatian dengan energi mentah namun terarah. Dengan jarak sekitar 270 kilometer dari Palembang, Jambi sedang mengalami pemulihan dalam aktivitas musik setelah periode jeda akibat pandemi, memberikan kesempatan bagi band lokal untuk tampil dengan identitas yang beragam. Di tengah pergerakan ini, Bedroomflwr muncul dengan pendekatan post-hardcore yang unik, dirilis melalui Youth Generator Records, label independen asal Palembang, pada 27 Maret 2026. Mini album perdana mereka berjudul ‘Faith in the Middle of Ruin’ merupakan kelanjutan dari single “Impermanence Phase” yang dirilis secara independen pada 2024.

EP ini terdiri dari empat lagu yang membentuk narasi berkesinambungan. Keseluruhan proyek ini mencerminkan perjalanan emosional dari kejenuhan dan kebingungan hingga titik penerimaan, menunjukkan perubahan dari fase kepasrahan menjadi harapan dan kesadaran. Komposisi lagu-lagu ini mengandalkan intensitas emosi yang tulus, dengan setiap lagu diarahkan pada alur cerita keseluruhan, membentuk satu kisah dalam ‘Faith in the Middle of Ruin’. Band ini menghadapi tantangan produksi karena keterbatasan waktu yang umumnya dihadapi oleh band independen, namun tetap menjaga konsistensi dalam proses rekaman di Jambi dengan melibatkan ruang dan orang-orang terdekat.

Rekaman drum dilakukan di HB Road Studio dan gitar di workshop milik Sagat Audio, sementara vokal direkam di rumah seorang rekan. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Christian Rajasa dari Sagat Audio, menciptakan nuansa personal dalam lagu-lagu mereka. Dengan perilisan ‘Faith in the Middle of Ruin’, Bedroomflwr menegaskan langkah mereka dalam industri musik Jambi dan membuka peluang lebih luas secara nasional. Mini album ini tersedia dalam format kaset melalui Youth Generator Records dan platform digital lainnya, mengundang pendengar untuk menjelajahi dunia musik yang mereka ciptakan dari awal.

Source link