Istilah “angin duduk” masih sering didengar di masyarakat, dimana banyak orang mengira nyeri dada yang tiba-tiba adalah masuk angin biasa. Namun, menurut dokter spesialis jantung, istilah ini hanyalah mitos. Sebenarnya, kondisi tersebut dapat menjadi serangan jantung yang sangat serius dan mengancam nyawa. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Nanda Iryuza dari RS Pondok Indah, menjelaskan bahwa anggapan “angin duduk” adalah salah, dan sebenarnya dapat menjadi serangan jantung yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di jantung akibat penyumbatan aliran darah. Hal ini menyebabkan sakit dada yang luar biasa dan bukanlah hanya masalah lokal, tetapi merupakan ancaman global yang harus diwaspadai. Penyakit jantung koroner masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia karena faktor-faktor seperti penumpukan lemak dan plak kolesterol yang dapat menyebabkan serangan jantung akut. Gejala yang sering diabaikan adalah nyeri dada, sesak napas mendadak, dan keringat dingin berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan memahami gejala-gejala serangan jantung agar dapat segera melakukan tindakan medis yang diperlukan.

