Teknik sifon dapat efektif mengangkat endapan lumpur di dasar tandon dengan daya sedot yang terfokus pada titik kotoran. Penting untuk menggerakkan ujung selang secara manual ke seluruh area dasar tandon untuk hasil terbaik. Ketika menggunakan metode ini, air yang terbuang biasanya hanya sekitar 10% – 20% dari total kapasitas tandon, tergantung pada ketebalan endapan kotoran, jauh lebih hemat dibandingkan metode kuras total.
Penggunaan asam sitrat (sitrun) untuk membersihkan tandon air yang akan digunakan untuk mandi aman karena bahan ini adalah food grade dan umum digunakan dalam industri makanan. Dosis yang tepat akan larut dan terencerkan oleh air tandon, tidak menyebabkan iritasi pada kulit atau merusak pipa air rumah. Disarankan untuk melakukan pembersihan ringan dengan metode sedot endapan setiap 3 – 4 bulan sekali guna mencegah pengerasan kotoran.
Untuk mencegah lumut tumbuh kembali setelah dibersihkan, penting untuk memastikan tandon tidak terkena sinar matahari langsung. Hal ini dapat dilakukan dengan mengecat dinding luar tandon menggunakan warna gelap atau menutupinya dengan pelindung sinar UV. Dengan cara ini, spora lumut di dalam air tidak akan bisa melakukan fotosintesis tanpa sinar matahari, mencegah pertumbuhan lumut di dinding tandon.

