7 Cara Membuat Tanaman Hias Cepat Berbunga

Pupuk yang mengandung tinggi Fosfor (P) adalah yang terbaik untuk merangsang pembungaan tanaman. Pupuk NPK dengan angka tengah (P) yang lebih tinggi, seperti pupuk “Ultradap” yang memiliki 60% fosfat, dapat digunakan. Selain itu, pupuk organik seperti dekopin, fermentasi kulit pisang, dan cangkang telur yang dihaluskan juga terbukti ampuh dalam merangsang pembungaan tanaman hias.

Penyiraman tanaman hias berbunga sebaiknya dilakukan saat media tanam bagian atas (sekitar 2-3 cm) terasa kering. Frekuensi penyiraman tidak memiliki patokan harian yang pasti, bergantung pada cuaca, ukuran pot, dan jenis tanaman. Penting untuk menghindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar tanaman busuk.

Jika tanaman Anda subur tetapi tidak menghasilkan bunga sama sekali, kemungkinan tanaman menerima terlalu banyak Nitrogen (N) dan kekurangan Fosfor (P) dan Kalium (K) yang dibutuhkan untuk pembungaan. Kurangi pupuk nitrogen dan ganti dengan pupuk tinggi fosfor. Selain itu, pastikan tanaman mendapatkan paparan cahaya matahari yang cukup.

Memangkas bunga yang sudah layu atau deadheading sangat disarankan untuk merangsang tanaman agar menghasilkan bunga baru. Memangkas bunga layu membantu tanaman menggunakan energi untuk membentuk bunga baru daripada biji. Trik sederhana ini efektif menjaga tanaman tetap berbunga lebat.

Waktu terbaik untuk memupuk tanaman hias adalah pagi hari (sebelum jam 9) atau sore hari (setelah jam 4). Pada waktu tersebut, intensitas cahaya tidak terlalu menyengat, sehingga tanaman dapat menyerap pupuk dengan baik tanpa risiko penguapan berlebih atau kerusakan pada tanaman. Lakukan pemupukan setiap 2 minggu selama masa pertumbuhan aktif tanaman hias.

Source link