Sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Anggota DPR Hj Ida Nurlaela Safari

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Anggota DPR Hj Ida Nurlaela Safari

Ratusan warga Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, berkumpul pada 12 Desember 2025 untuk mengikuti sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi kebangsaan, tetapi juga ruang untuk menegaskan kembali pentingnya nilai-nilai dasar yang menyatukan Indonesia di tengah perubahan sosial yang kian cepat.

Menegaskan kembali fondasi kebangsaan

Dalam pemaparannya, Hj. Ida membuka kegiatan dengan menekankan bahwa Pancasila bukan hanya hafalan, melainkan pedoman hidup yang harus dipahami dan dijalankan dalam keseharian. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap dasar negara menjadi kunci agar masyarakat tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pergeseran nilai hingga ancaman perpecahan sosial.

Empat pilar yang disosialisasikan dalam kegiatan itu meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Hj. Ida menjelaskan bahwa seluruh pilar tersebut saling terkait dan berfungsi sebagai fondasi ketahanan bangsa. Di tengah tantangan global seperti radikalisme dan disintegrasi sosial, nilai-nilai kebangsaan dinilai perlu terus dihidupkan, bukan hanya dibicarakan saat acara formal.

Diskusi warga dan penguatan literasi kebangsaan

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi diskusi interaktif yang memberi ruang bagi warga untuk bertanya dan menanggapi isi sosialisasi. Panitia turut membagikan materi edukasi agar peserta lebih mudah memahami penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam aktivitas sosial di desa.

Hj. Ida juga menyoroti peran perempuan dalam menjaga dan memperkuat pilar kebangsaan. Sebagai legislator perempuan, ia mendorong masyarakat untuk aktif merawat semangat Bhinneka Tunggal Ika melalui kegiatan keagamaan dan budaya lokal yang hidup di tengah warga. Menurutnya, kekuatan bangsa justru tampak ketika perbedaan dapat dirawat tanpa menghilangkan rasa persatuan.

Dukungan pemerintah desa

Kepala Desa Sukanagara menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap kegiatan serupa bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang berlandaskan nilai Pancasila. Program ini sendiri menjadi bagian dari upaya MPR RI memperkuat literasi kebangsaan di tingkat akar rumput, sekaligus membuka jalan bagi hadirnya generasi muda yang lebih dekat dengan nilai-nilai kebangsaan.

Hj. Ida menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan kegiatan serupa di desa-desa lain di Jawa Barat, dengan harapan pesan kebangsaan tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi benar-benar tumbuh dalam praktik hidup masyarakat sehari-hari.