Bored Marsh kembali menambah amunisi di skena post-punk Nottingham lewat pengumuman EP terbaru mereka, DoGooder. Rilisan ini dijadwalkan meluncur pada 21 November dan datang sebagai kelanjutan dari EP sebelumnya, Idiot. Dengan lima lagu di dalamnya, band ini tampaknya masih memegang erat identitas suara yang membuat mereka menonjol: gelap, rapat, tetapi tetap punya ruang untuk melayang.
EP baru, energi yang tetap khas
Di DoGooder, Bored Marsh memasukkan lagu-lagu seperti The World In Your View dan DoGooder, sementara nomor lain seperti Plastic Bag, To Have & To Hold, dan Tonight! mempertegas karakter mereka. Vokal yang terasa mengambang, gitar atmosferik, serta ritme yang tegang masih jadi fondasi utama yang menjaga musik mereka tetap punya identitas kuat tanpa kehilangan dorongan emosional.
Langkah fisik pertama lewat vinyl
Tidak berhenti di format digital, Bored Marsh juga menyiapkan rilisan fisik pertama mereka dalam bentuk vinyl berjudul Particles, yang akan hadir pada 28 November. Album kompilasi ini memuat sembilan lagu dari dua EP sebelumnya dan akan tersedia dalam warna oxblood red yang eksklusif. Penjualan dilakukan melalui Bandcamp resmi mereka, memberi opsi bagi pendengar yang ingin mengoleksi karya mereka dalam format yang lebih permanen.
Momentum yang terus naik di Nottingham
Dalam dua tahun terakhir, Bored Marsh sudah mengantongi dukungan dari Radio X dan BBC Introducing, sinyal bahwa nama mereka mulai bergerak lebih jauh dari lingkar lokal. Kehadiran mereka di berbagai festival dan panggung yang terus bertambah besar ikut memperkuat posisi band ini di jalur yang sedang menanjak. Puncaknya, mereka akan menjadi headline dalam konser terbesar mereka di The Bodega pada 29 November, dengan dukungan dari band lokal Mandibles.
Dua rilis dalam rentang waktu berdekatan membuat November terasa seperti bulan penting bagi Bored Marsh. Bukan sekadar merilis musik baru, mereka sedang memperluas jejak—dari studio ke vinyl, dari dukungan radio ke panggung utama, dan dari nama yang tumbuh di Nottingham menjadi band yang makin sulit diabaikan di lanskap post-punk Inggris.
Source link

