Ninety Horsepower Hadirkan “Gusar”, Lagu tentang Menyerah Tanpa Kehilangan Diri
Ninety Horsepower kembali menyapa pendengar lewat single terbaru berjudul “Gusar” yang dirilis pada 3 November 2025 melalui label Burakku. Di lagu ini, band indie rock asal Jakarta itu tidak memilih jalur yang keras atau meledak-ledak, melainkan menawarkan sudut pandang yang lebih tenang: bahwa berserah bukan berarti kalah, tetapi cara lain untuk bertahan ketika tenaga sudah berada di titik paling rapuh.
Berserah sebagai bentuk keteguhan
Lewat “Gusar”, Ninety Horsepower mengajak pendengar melihat ulang makna kuat dan bertahan. Lagu ini menempatkan penerimaan sebagai sikap yang justru lahir dari keberanian, bukan kelemahan. Alih-alih terus memaksa diri untuk tetap kencang, narasi yang dibangun dalam lagu ini memberi ruang bagi manusia untuk mengakui batasnya sendiri.
Bayu Fajri, penulis lagu, menjelaskan bahwa inspirasi di balik “Gusar” berangkat dari gagasan bahwa ada kalanya seseorang perlu merelakan keadaan dan berdamai dengan keterbatasan. Di dalam liriknya, terselip pesan untuk tidak selalu tergesa-gesa, sekaligus untuk memberi nilai pada momen-momen kecil yang kerap terlewat dalam rutinitas.
Nuansa rock 2000-an dengan sentuhan lembut
Secara musikal, “Gusar” membawa aroma rock Indonesia era 2000-an yang dipadukan dengan warna pop dan garage yang lebih halus. Perpaduan itu membuat lagu ini terdengar hangat tanpa kehilangan karakter indie rock yang selama ini menjadi identitas Ninety Horsepower. Hasilnya bukan sekadar lagu bernuansa nostalgia, melainkan juga ruang dengar yang terasa dekat dan menenangkan.
Di tengah aransemen yang tidak berlebihan, lagu ini justru menonjol lewat kesederhanaannya. Ada kesan bahwa Ninety Horsepower sengaja memberi jarak dari ledakan emosi, lalu memilih membangun kekuatan dari nada-nada yang lebih sabar dan tertahan.
Ajakan untuk tetap menjadi diri sendiri
Vokalis Gina juga menambahkan lapisan makna pada lagu ini. Menurutnya, “Gusar” merupakan pengingat agar tetap setia pada diri sendiri di tengah tekanan dari luar yang kerap membuat seseorang kehilangan arah. Pesan itu membuat lagu ini terasa personal, tetapi tetap mudah dipahami oleh siapa pun yang pernah berada dalam situasi serupa.
Dengan pendekatan seperti itu, Ninety Horsepower kembali menunjukkan kemampuan mereka merangkai musik yang bukan hanya enak didengar, tetapi juga membawa pendengar masuk ke dalam perjalanan emosional yang hangat dan manusiawi. Source link

