Seminar Industri Woodworking di Jakarta: Transformasi Digital

Industri furnitur dan desain interior di Indonesia sedang bergerak ke arah yang lebih cepat dan presisi. Di tengah tuntutan efisiensi, kualitas produksi, dan persaingan global yang makin ketat, digitalisasi bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan. Salah satu langkah yang menonjol datang dari kolaborasi dua pemain dengan fokus berbeda, namun saling melengkapi: Coohom dan HOMAG.

Seminar tertutup di Jakarta soroti transformasi woodworking

Coohom, platform desain interior berbasis cloud, bersama HOMAG, perusahaan asal Jerman yang dikenal lewat teknologi mesin pemrosesan kayu, menggelar seminar terbatas bertajuk “Revolutionizing Woodworking Efficiency” pada 24 Juni 2024 di Jakarta. Acara ini dirancang sebagai ruang diskusi sekaligus pengenalan teknologi terbaru bagi klien dan mitra strategis kedua perusahaan.

Fokus utama seminar tersebut adalah bagaimana desain digital bisa tersambung langsung dengan proses produksi fisik. Pendekatan ini dinilai penting, terutama untuk industri kabinet dan furnitur custom yang menuntut akurasi tinggi serta alur kerja yang lebih ringkas. Melalui integrasi tersebut, proses dari tahap ide hingga produksi di pabrik diharapkan berjalan lebih cepat dan minim hambatan.

COOHOM SMART LINK SUITE jadi sorotan

Dalam sesi pemaparan, peserta diperkenalkan pada integrasi produk dan sistem baru melalui COOHOM SMART LINK SUITE. Solusi ini dirancang untuk menyatukan desain dan produksi otomatis dengan prinsip Cerdas, Cepat, dan Baik. Tiga pendekatan itu diarahkan untuk memangkas waktu pengerjaan, meningkatkan presisi, serta menyederhanakan proses kerja yang selama ini kerap memakan banyak tahapan.

Bagi pelaku industri, kehadiran sistem semacam ini menjadi relevan karena kebutuhan pasar tidak hanya menuntut hasil akhir yang rapi, tetapi juga proses yang efisien dan mudah disesuaikan. Di titik inilah software desain dan teknologi mesin produksi dipertemukan dalam satu alur yang lebih terintegrasi.

Kolaborasi jadi kunci menutup jarak antara desain dan produksi

Leonard Dwiputra, Country Manager Coohom Indonesia, menegaskan bahwa teknologi yang mereka bawa ditujukan untuk membantu pelaku industri menjawab tantangan desain dan produksi yang semakin kompleks. Dari sisi HOMAG, kolaborasi ini dipandang sebagai cara untuk menjembatani jarak antara ide di layar dan implementasi nyata di lapangan.

Keduanya sama-sama melihat masa depan industri woodworking berada pada sistem yang saling terhubung. Karena itu, seminar di Jakarta bukan sekadar ajang presentasi produk, tetapi juga penanda bahwa transformasi digital di sektor ini mulai bergerak ke arah yang lebih konkret, terutama untuk segmen furnitur custom yang membutuhkan ketepatan tinggi dan kecepatan eksekusi.

Source link