Pembangunan MCK di Leuwibatu Mulai Dikerjakan, 18 Warga Jadi Penerima Manfaat
Pemerintah Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, tengah menggarap pembangunan MCK yang bersumber dari anggaran Kementerian PUPR tahun 2025. Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan dasar warga yang selama ini belum memiliki akses sanitasi layak, terutama di lingkungan RW 03 dan RW 10.
Warga Menanti Fasilitas Sanitasi yang Layak
Pembangunan MCK tersebut diproyeksikan menyentuh 18 warga penerima manfaat. Kehadiran fasilitas ini dinilai penting karena menyangkut kebutuhan harian yang selama ini kerap menjadi kendala bagi sebagian warga. Dengan adanya MCK, aktivitas mandi, mencuci, dan buang air bisa dilakukan di tempat yang lebih layak dan sehat.
Ketua RW, Maman, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, program ini sangat membantu warga yang selama ini kesulitan mendapatkan fasilitas sanitasi yang memadai. Ia menilai pembangunan MCK bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Dikerjakan Maksimal Agar Cepat Dirasakan
Di lapangan, pelaksana kegiatan Saeful atau Kang Ipul memastikan pekerjaan akan dijalankan seoptimal mungkin. Ia menegaskan bahwa pembangunan harus selesai tepat waktu dan benar-benar memberi manfaat bagi warga yang menjadi sasaran program.
Komitmen itu menjadi penting karena MCK ini diharapkan tidak hanya berdiri sebagai bangunan baru, tetapi juga langsung digunakan dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat setempat. Pemerintah desa pun menaruh harapan besar agar fasilitas tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup warga di dua RW penerima manfaat.

