Midnight Meowth, unit hardcore asal Malang, kembali menunjukkan keberanian mereka dalam single terbaru yang berjudul “Apple Cat Apple Bee” di tahun 2025. Dikenal dengan gaya yang memadukan keresahan sosial dengan kultur Jepang, band ini sebelumnya telah merilis tiga single, yaitu “BAKAYARO!”, “Past”, dan “Tsuyoku Are”, yang semuanya telah sukses merebut perhatian penikmat musik. Dalam formasi yang tetap solid, Midnight Meowth menghadirkan Nisa di vokal, Welly dan Ocin di gitar, Obed di bass, serta Biting di drum.
Meskipun judul “Apple Cat Apple Bee” terdengar ringan, namun di baliknya tersimpan makna sosial yang dalam. Lagu ini lahir dari sebuah artwork di tengah masa krisis dan diinterpretasikan sebagai kode protes terhadap masalah ketidakadilan dan kekerasan yang masih terjadi di masyarakat. Melalui lirik yang dibuat oleh Obed, kritik tajam terhadap oknum yang manipulatif dan tanpa empati diungkapkan dengan penuh keberanian dan kreativitas.
Dari segi musikalitas, “Apple Cat Apple Bee” adalah sebuah anthem energik yang mengingatkan pada era hardcore musik di tahun 2010-an. Dengan pengaruh dari grup-grup musik seperti Comeback Kid, Your Demise, Ignite, dan Bane, lagu ini menampilkan gitar melodik yang kuat, bassline dengan nuansa pop Jepang, dan tempo yang menggugah untuk moshpit. Nisa berharap bahwa bagian sing-along dengan teriakan “Apple Cat, Apple Bee” akan menciptakan momen kolaboratif yang meriah saat dipentaskan di atas panggung.
Midnight Meowth, meskipun sempat redup karena jarak fisik antar personel, berhasil mempertahankan identitas mereka sebagai band hardcore dengan sentuhan budaya Jepang yang autentik. Mereka tidak hanya menganggap elemen budaya Jepang sebagai gimmick semata, namun juga sebagai cara untuk menjaga kesegaran musik mereka. Proses rekaman mereka dipenuhi dengan keceriaan dan keseruan, sehingga menciptakan atmosfer pertemanan dan semangat yang kuat dalam bermusik.
Dengan perilisan “Apple Cat Apple Bee”, Midnight Meowth ingin memberikan pesan bahwa kritik sosial tidak harus selalu serius dan kaku. Mereka ingin mengajak pendengar untuk bersenang-senang sambil tetap menyuarakan isu-isu penting dalam masyarakat. Single ini kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik digital, menandai langkah awal mereka menuju album perdana yang dijanjikan akan segera menyusul.

