Sosok Wali Kota Prabumilih Viral setelah Dugaan Pencopotan Kepsek

Polemik pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, menyeret nama Wali Kota Prabumulih Arlan ke pusat perhatian publik. Isu yang beredar cepat di media sosial memicu gelombang kritik, apalagi kasus ini disebut-sebut berkaitan dengan teguran terhadap anak Arlan yang membawa mobil ke sekolah. Namun, dalam konferensi pers bersama Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, Sekretaris Daerah Prabumulih Elman, dan sejumlah pejabat daerah, Arlan membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.

Kasus yang Berujung Viral

Kontroversi ini bermula dari kabar pencopotan jabatan kepala sekolah yang kemudian meluas menjadi perbincangan nasional. Nama Arlan ikut terseret karena narasi yang berkembang di publik mengaitkan keputusan itu dengan persoalan disiplin anaknya. Arlan berusaha meluruskan isu tersebut dan menyatakan bahwa langkah yang diambil pemerintah daerah tidak berkaitan dengan cerita yang ramai dibicarakan.

Di tengah sorotan yang semakin besar, Ajudan Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, pada Selasa malam mengumumkan melalui unggahan di Instagram pribadinya bahwa keputusan pencopotan Roni telah dibatalkan. Dengan begitu, Roni kembali menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih. Petugas keamanan sekolah yang sebelumnya juga diberhentikan turut dipulihkan.

Langkah Pemerintah Provinsi

Kasus ini tidak berhenti di tingkat pemerintah kota. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru ikut turun tangan dengan menugaskan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) guna menelusuri duduk perkara yang memicu kegaduhan tersebut. Langkah ini menandakan bahwa persoalan internal di Prabumulih sudah menjadi perhatian serius di tingkat provinsi.

Siapa Arlan?

Di balik sorotan itu, profil Arlan juga ikut kembali dibahas publik. Ia lahir di Ogan Komering Ulu pada 1975 dan sebelum menjadi kepala daerah dikenal sebagai pengusaha sekaligus kader Partai Gerindra. Arlan juga tercatat telah melaporkan harta kekayaannya, termasuk aset tanah, bangunan, serta alat transportasi.

Nama Arlan sebelumnya sempat ramai saat Pilkada Prabumulih 2024, terutama karena ia tampil dalam kampanye bersama empat istrinya. Kala itu, ia menegaskan dirinya siap memikul tanggung jawab, baik di dunia maupun akhirat. Kini, setelah polemik pencopotan kepsek mencuat, figur Arlan kembali diuji oleh sorotan publik yang jauh lebih tajam dari sebelumnya.