Perkenalkan Wajah Baru YESWECAN Lewat Di Titik Ini

YESWECAN, sebuah unit pop alternatif/pop punk yang berasal dari Tangerang, kembali memperkuat posisinya dengan merilis lagu terbaru berjudul “Di Titik Ini”. Band ini telah ada sejak tahun 2013 dan sekarang memiliki formasi dan semangat baru. Dengan anggota Roby (gitar), Ika (vokal), dan Marup (drum), mereka membawakan nuansa yang berbeda dari masa awal mereka.

Musik dari YESWECAN kini lebih melodius dan cenderung melankolis, menunjukkan evolusi yang signifikan baik dari segi musik maupun cerita. Setelah merilis mini album ‘Semua Belum Berakhir’ pada tahun 2023, lagu “Di Titik Ini” menjadi langkah menuju album penuh perdana yang direncanakan rilis pada tahun 2026. Lagu ini resmi dirilis pada 12 Juli 2025 dan menggambarkan arah baru yang lebih personal, dewasa, dan penuh emosi.

Penulis lagu “Di Titik Ini” adalah Rijal Amirudin dan Orox Onadio, sementara aransemen musik langsung dilakukan oleh YESWECAN. Mereka menegaskan karakter DIY dan dedikasi mereka terhadap proses kreatif yang jujur dan mandiri.

Secara musikal, “Di Titik Ini” menggabungkan pop alternatif dengan warna pop punk yang “lembut dan penuh perasaan”. Meskipun drum hadir dengan pola khas genre pop punk, namun disajikan dengan progresi akor yang lebih tenang dan aransemen yang tidak terburu-buru. Vokal Ika menyampaikan lirik dengan rapuh, menciptakan nuansa luka dan keraguan yang dapat dirasakan oleh siapa pun yang sedang menghadapi masa sulit.

Lirik lagu ini menyoroti momen reflektif, tentang kebingungan dalam mengambil keputusan di persimpangan hidup. Judul “Di Titik Ini” merujuk pada titik balik emosional seseorang ketika segalanya terasa melambat, dan kita diminta untuk merenung lebih dalam dalam diri sendiri. Lagu ini bisa menjadi pengiring bagi pendengar yang melakukan transisi dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

“Di Titik Ini” sudah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube. Meskipun merupakan langkah kecil menuju album penuh mereka, lagu ini cukup kuat untuk menunjukkan bahwa YESWECAN bukan hanya menghidupkan nostalgia pop punk, tetapi juga membuka ruang untuk kontemplasi dan kepekaan.

Source link