The Silkies, band indie rock asal Cincinnati, sedang membangun kembali karir mereka setelah mengalami tantangan besar. Mereka hampir saja tur bersama Band of Horses sebelum pandemi melanda, namun akhirnya pembatalan terpaksa dilakukan. Meskipun demikian, sebagian anggota band memutuskan untuk bersatu kembali, membentuk kembali The Silkies dengan formasi baru. Mereka mulai aktif lagi dengan merilis lagu baru dan tampil di berbagai panggung pembuka bersama berbagai artis ternama. Single perdana mereka, “IDK”, membawa nuansa psych pop yang lembut sementara rilisan terbaru mereka, “Digital Soo”, tampil dengan energi lebih kuat dan dinamis.
“Digital Soo” mencerminkan kritik terhadap dampak negatif internet dan media sosial dalam kehidupan manusia modern. Lirik-lirik yang sarat makna dibawakan dengan energi yang kuat oleh vokalis Joe Pruitt. Produser mereka, Jake Merritt, menegaskan bahwa lagu ini mencerminkan bagaimana teknologi bisa mempengaruhi identitas seseorang dengan cara yang tak terduga. Lagu ini direkam sehari setelah pemilu terakhir, di mana kegelisahan mengenai pengaruh teknologi semakin terasa di kalangan band. Dengan “Digital Soo”, The Silkies tidak hanya kembali dengan musik yang tajam, namun juga membawa pesan yang lebih dalam tentang realitas digital yang kita hadapi saat ini.
Keajaiban Digital Soo: Menyaksikan Silkies Liar dan Tajam

