HEXGRID, sebuah unit metal eksperimental, baru saja merilis single debut mereka yang berjudul “LYCAN”. Lagu ini menggabungkan chaotic metal dan metalcore dengan struktur lagu yang liar dan tak terduga, menampilkan energi dan amarah yang menggali sisi gelap dari naluri manusia. HEXGRID terdiri dari Paras Nugraha (vokal/screams), Moch Ivan Maulana (gitar), Alvin Faiz (gitar utama), Retno Putra (bass), dan Fajar (drum), bersama-sama menciptakan lanskap suara brutal dan penuh ketegangan. Dalam “LYCAN”, tempo lagu berubah-ubah dengan vokal teriakan marah dan nuansa distorsi yang menyerang.
Konsep “LYCAN” merujuk pada makhluk manusia serigala dalam mitologi kuno, yang HEXGRID gunakan untuk menggambarkan sisi liar dan brutal dalam diri manusia. Lirik lagu ini tajam dan penuh amarah, menggambarkan kebuasan manusia di balik topeng moral dan nafsu kuasa, menjelaskan bahwa dalam situasi tanpa kontrol, manusia bisa kembali pada sifat aslinya yang liar dan berbahaya. Lagu ini juga merupakan kritik terhadap hipokrisi dan kegilaan modern, serta menjadi suara bagi mereka yang tersakiti dan tersingkirkan tanpa alasan.
“LYCAN” sekarang dapat dinikmati di berbagai platform musik digital, menandai debut HEXGRID sebagai anggota baru dalam skena metal Indonesia. Single ini tidak hanya bertenaga secara musikal, tetapi juga sarat dengan pesan dan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan.

