Review: Paint In Black – Khianat Petaka

Paint In Black, band metal asal Kota Metro, Lampung, kembali menggebrak dengan single terbaru mereka yang berjudul “Khianat Petaka”. Lagu ini dipenuhi emosi dan amarah, mencerminkan peringatan terhadap pengkhianatan dan kebersamaan yang semakin tergerus dalam masyarakat. Dengan gitar tajam, ritme menghantam, dan vokal yang penuh seruan perang, Paint In Black menghadirkan lagu yang tidak hanya keras secara musikal, tetapi juga mengangkat isu sosial yang relevan.

Dalam lirik lagu “Khianat Petaka”, tema pengkhianatan ditekankan sebagai sebuah fenomena yang sering terjadi ketika seseorang melupakan perjalanan perjuangan bersama. Paint In Black menjelaskan nilai kesetiaan yang mulai langka dengan metafora “kacang lupa kulitnya”. Lagu ini juga bukan hanya sekadar kritik sosial, melainkan ekspresi personal dari band yang telah mengalami dinamika kolektif yang kompleks.

Musikalitas Paint In Black dalam lagu ini dibangun secara intens dan kelam, tanpa memberikan ruang untuk jeda. Vokal garang dari Rio, raungan gitar Amar dan Phebi, serta gebukan drum energik dari Wawan, semuanya menyatu dalam aransemen yang brutal namun reflektif. Kehadiran “Khianat Petaka” menandai fase baru bagi Paint In Black, menunjukkan fokus mereka yang lebih tajam dan keresahan yang disuarakan secara lebih frontal.

Lagu ini telah dirilis secara digital dan dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming. Dengan “Khianat Petaka”, Paint In Black menegaskan bahwa mereka masih memiliki banyak potensi dan tidak berniat untuk melambat dalam berkarya. Bagi penggemar musik metal yang menginginkan karya dengan sikap jelas dan energi tanpa basa-basi, lagu ini layak untuk dimasukkan ke dalam playlist utama mereka.

Source link