Cowabunga: Refleksi 20 Tahun Sajama Cut dalam Perjalanan Musik

Band indie rock legendaris asal Jakarta, Sajama Cut, merilis album keenam bertajuk ‘Cowabunga’ pada 11 Juli 2025. Album ini menjadi titik puncak dari eksplorasi musikal mereka selama dua dekade, menggabungkan refleksi dari masa lalu dengan kreativitas yang terus berkembang. Marcel Thee, vokalis dan penulis lagu utama, menyatakan bahwa album ini mencerminkan sejarah perjalanan mereka. Dengan sembilan trek berisi lirik berani, ‘Cowabunga’ tetap mempertahankan identitas Sajama Cut dengan sentuhan musikal yang hidup dan dinamis. Melalui lagu-lagu seperti “Di Masa Depan Kita Tak Lagi Bermimpi” dan “Tak Kutemukan Lagi Apa Yang Dapat Dicintai Dari Dunia Ini (Mengheningkan Cinta)”, album ini mengeksplorasi emosi dan kepedihan secara mendalam.

Jurnalis musik senior Hasief Ardiansyah memberikan apresiasi terhadap karya Sajama Cut. Mereka juga memperkenalkan konsep “Cowabunga Universe” yang terdiri dari enam karakter, masing-masing mewakili era album sebelumnya. Tur mendatang juga dirancang untuk merayakan keseluruhan diskografi band ini. Sejak kemunculannya pada awal 2000-an, Sajama Cut telah menjadi pionir alternatif rock Indonesia yang cerdas, ekspresif, dan berani bereksperimen. Dengan formasi solid yang dipimpin oleh Marcel Thee, band ini siap membuka babak baru dalam perjalanan musikal mereka dengan ‘Cowabunga’.

Source link