Unit musik independen, Dopamine Society, akan merilis EP debut berjudul “Rangkuman Bunyi Musim Semi”. EP ini mencerminkan keadaan dunia saat ini dan terinspirasi oleh awal musim semi di Istanbul. Gaizka Ladzuri, solois asal Jakarta, memimpin proyek ini dan menyajikan enam lagu yang jujur dan reflektif tentang realitas kehidupan modern. EP ini mengangkat tema-tema seperti kelelahan mental, kesenjangan sosial, keresahan kelas menengah, dan kebingungan eksistensial dengan lirik-lirik yang dalam. Isi dari EP ini termasuk lagu-lagu seperti “Tanyakan Lagi”, “Bersemi”, “Mana yang Benar?”, “Kelas Menengah”, “Hati ke Hati”, dan “Dunia”.
Dopamine Society menghadirkan EP ini dengan semangat eksistensialisme Albert Camus, mengajak pendengar untuk menghadapi absurditas hidup dengan kesadaran dan keberanian. Setiap lagu berperan sebagai medium untuk refleksi dan pencarian makna di tengah rutinitas sehari-hari. Gaizka Ladzuri, pelopor Dopamine Society, menciptakan EP ini sebagai upaya untuk memproses pemikiran dan perasaannya tentang dunia dengan harapan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam. EP “Rangkuman Bunyi Musim Semi” akan menggabungkan genre alternative pop dengan sentuhan folk, indie rock, dan hip hop, yang semua tersebut dibingkai dalam produksi elektronik untuk memberikan pijakan emosional yang kuat.
Dopamine Society adalah proyek musik yang dikenal karena eksplorasinya yang lintas genre dan lirik-liriknya yang relevan. Gaizka Ladzuri, pendiri proyek ini, sering menggarap lagu-lagu dengan pengaruh dari musisi-musisi terkenal seperti Kendrick Lamar, Tyler, The Creator, Bob Dylan, dan Nirvana. Musik Dopamine Society merupakan pencampuran genre yang fleksibel dan lirik-lirik yang mencerminkan zaman tanpa menawarkan solusi yang pasti. EP “Rangkuman Bunyi Musim Semi” direncanakan akan dirilis secara digital di berbagai platform streaming utama pada 20 Juni 2025. Karya ini adalah hasil refleksi Gaizka Ladzuri tentang perubahan, baik yang terangkum maupun yang tersembunyi, selama musim semi di Istanbul.

