Maheswari Entertainment bersiap menghadirkan pengalaman yang tak biasa bagi penggemar KOIL. Lewat konser bertajuk “KOIL MENDONGENG Part.1”, band legendaris yang telah lebih dari 30 tahun berkarya itu akan tampil dengan wajah baru: lebih intim, lebih dekat, dan dibungkus format akustik yang jarang mereka bawa ke panggung besar.
KOIL tampil dengan pendekatan cerita
Konser yang digelar pada Jumat, 14 Februari 2025 di Gedung De Majestic, Bandung ini dirancang bukan sekadar sebagai pertunjukan musik, melainkan pengalaman mendengarkan kisah. Setiap lagu akan disampaikan seperti dongeng, lengkap dengan narasi yang mengantar penonton memahami proses kreatif, cerita di balik lagu, hingga dinamika kehidupan sehari-hari para personil KOIL sebagai musisi.
Format ini juga membuka ruang interaksi yang lebih lebar antara band dan penonton. Sesuatu yang disebut menjadi pengalaman baru bagi KOIL, karena suasana konser dibuat lebih personal dan tidak berjarak.
Megaloblast dibaca ulang dalam nuansa akustik
Dalam pertunjukan ini, KOIL akan merekonstruksi album ikonik mereka, Megaloblast, ke dalam pendekatan yang berbeda. Jika selama ini album tersebut lekat dengan karakter industrial yang keras, kali ini nuansanya akan dibuat lebih romantis dan melodis. Distorsi gitar tajam digantikan oleh string dan orkestra, tanpa menghilangkan sisi satir yang menjadi ciri khas lirik-lirik mereka.
Tak hanya dari sisi aransemen, visual panggung juga disiapkan dengan serius. Para personil akan mengenakan kostum khusus yang mendukung alur cerita dan memperkuat suasana konser agar terasa menyatu dengan konsep dongeng yang diusung.
De Majestic dipilih untuk menjaga keintiman
Pemilihan Gedung De Majestic sebagai lokasi konser juga punya alasan kuat. Bangunan bersejarah bergaya Art Deco itu akan genap berusia 100 tahun pada 2025, dan pernah menjadi saksi kehadiran Charlie Chaplin pada 1925. Dengan latar seperti itu, konser KOIL akan terasa semakin khas dan berbeda dari panggung musik pada umumnya.
Jumlah penonton pun dibatasi hanya 300 kursi demi menjaga atmosfer yang intim. Tiket sudah tersedia secara daring dengan harga yang disesuaikan dengan paket pengalaman yang dipilih. Bagi penggemar KOIL, konser ini bukan hanya soal mendengar lagu lama dengan aransemen baru, tetapi juga menyaksikan bagaimana sebuah katalog musik dibuka ulang lewat cerita, ruang, dan suasana yang lebih dekat.

