Nakedbrain – Stigma Bejat – Gigsplay

Nakedbrain kembali mengirimkan pesan keras dari skena hardcore Indonesia lewat single terbaru mereka, “Stigma Bejat”. Band asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang berdiri sejak 1997 ini tampak tak sekadar merilis lagu baru, tetapi juga menegaskan sikap setelah hampir tiga dekade bertahan di jalur musik yang mereka pilih.

Jawaban atas stigma yang terus melekat

Di tengah perjalanan panjangnya, Nakedbrain kerap menerima cap miring: dianggap menumpang sejarah, mengandalkan senioritas, disebut biang kerusuhan, hingga dilabeli hardcore kolot. Alih-alih membiarkan semua itu menjadi beban, mereka menjadikannya bahan bakar untuk “Stigma Bejat”. Lagu ini lahir sebagai respons langsung terhadap berbagai stigma negatif yang selama ini diarahkan kepada mereka.

Pesan yang dibawa cukup tegas: setelah 27 tahun bertahan di skena, menyerah pada bully atau intimidasi bukan pilihan. Nakedbrain memilih melawan dengan karya, bukan dengan diam.

Beatdown padat dan lirik yang menghantam

Secara musikal, “Stigma Bejat” tetap membawa karakter yang dekat dengan pengaruh hardcore global seperti Ryker’s, Madball, Shai Hulud, dan Vision Of Disorder. Nuansa beatdown ala Ryker’s terasa kuat, sementara lirik berbahasa Indonesia memberi lapisan emosi yang lebih langsung dan tajam. Kombinasi itu membuat lagu ini terdengar keras, padat, dan menghujam sejak awal.

Formasi Nakedbrain saat ini terdiri dari Nico pada gitar, Iwan di bass, Jeqo pada gitar, Dimas sebagai vokalis, dan Brandy di drum. Dalam proyek ini, Brandy dan Dimas menulis lirik, sedangkan aransemen dikerjakan secara kolektif oleh seluruh personel. Proses rekaman, mixing, dan mastering ditangani oleh Fitra Haryoanto.

Diracik sejak 2021 dan dipoles visual oleh talenta lokal

“Stigma Bejat” direkam di Blackdog Record Studio pada rentang 2021 hingga 2023, bersama beberapa trek lain yang kelak akan menjadi bagian dari album Nakedbrain. Untuk video musiknya, band ini kembali menggandeng Alfian, videografer asal Sidoarjo yang sebelumnya juga menggarap video klip single “Murka”. Sementara itu, artwork lagu dikerjakan oleh Galih Dana, ilustrator muda dari Surabaya.

Video musik “Stigma Bejat” sudah dirilis dan bisa ditonton melalui kanal YouTube Nakedbrain, sebelum kemudian didistribusikan ke berbagai platform musik digital streaming.