Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 kian dekat. Ajang olahraga terbesar di Tanah Air itu akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada 8 September 2024 di Banda Aceh, dengan hitungan mundur yang saat ini tersisa 94 hari. Bagi dunia olahraga nasional, PON kali ini bukan sekadar pesta prestasi, melainkan juga momen bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar di dua provinsi sekaligus.
PON Pertama di Dua Provinsi
PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan melibatkan 38 provinsi serta Ibu Kota Nusantara (IKN). Format penyelenggaraan ini menandai babak baru dalam sejarah PON, sekaligus menjadi panggung besar bagi para atlet dari seluruh Indonesia untuk unjuk kemampuan. Di sisi lain, gelaran ini juga dipandang sebagai penutup masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam kebersamaan mereka dengan komunitas olahraga prestasi.
KONI Pusat Ajak Semua Pihak Ambil Bagian
Melihat besarnya skala penyelenggaraan, KONI Pusat mendorong keterlibatan berbagai pihak agar PON XXI berjalan sukses. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman bahkan secara langsung mengajak Hary Tanoesoedibjo, Presiden Direktur MNC Corporation, untuk ikut mendukung penyelenggaraan ajang tersebut. Ajakan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia olahraga dan dunia usaha demi kelancaran pesta olahraga nasional ini.
Hary Tanoesoedibjo dan Jejak di Dunia Olahraga
Nama Hary Tanoesoedibjo bukan sosok baru di lingkungan olahraga prestasi. Ia pernah dipercaya sebagai Bendahara Umum KONI Pusat pada masa kepemimpinan Jenderal TNI Purn Agum Gumelar. Selain itu, ia juga pernah memimpin Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) dan kini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI). Dengan rekam jejak tersebut, keterlibatannya dalam mendukung PON XXI dinilai sejalan dengan posisinya di ekosistem olahraga nasional.
Source link

