Pasar mobil listrik Indonesia kembali kedatangan pemain baru dari Tiongkok. Zeekr, merek kendaraan listrik di bawah Geely Holding Group, resmi bersiap masuk ke Tanah Air dengan membawa dua model andalan, yakni SUV dan MPV. Langkah ini menandai babak baru persaingan di segmen kendaraan listrik premium yang kian ramai dibidik produsen global.
Kerja sama resmi dengan APM di Jakarta
Kehadiran Zeekr di Indonesia ditandai dengan penandatanganan kerja sama resmi bersama PT Premium Auto Prima sebagai Agen Pemegang Merek (APM). Acara tersebut berlangsung di Park Hyatt Jakarta, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Managing Director PT Premium Auto Prima, JinHong Lin Darwin, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen untuk menghadirkan solusi otomotif premium, high-end, dan ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia.
Dua model awal: Zeekr X dan Zeekr 009
Untuk tahap awal, Zeekr akan memperkenalkan Zeekr X dan Zeekr 009 ke pasar Indonesia. Keduanya diposisikan untuk konsumen yang mengincar kendaraan listrik dengan karakter mewah, teknologi canggih, dan performa tinggi. Meski begitu, perusahaan juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk memproduksi kendaraan Zeekr secara lokal di Indonesia, walau realisasinya masih membutuhkan waktu.
Bidik pasar besar di kota-kota utama
Managing Director & Head of SEA Region Zeekr, Alex Bao Zhuangfei, menyebut pesatnya pertumbuhan mobil listrik di Indonesia menjadi salah satu alasan utama ekspansi ini. Selain itu, pasar Asia yang besar dinilai membuka peluang lebih luas bagi merek tersebut. Zeekr pun menyiapkan strategi pemasaran yang menyasar kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
Untuk memperkuat kehadirannya, Zeekr akan membuka flagship showroom di Jakarta Selatan dan kemudian berkembang ke BSD City. Kehadiran pop-up store di mal kelas atas juga disiapkan agar merek ini lebih mudah dikenal calon konsumen. Dengan strategi tersebut, Zeekr menempatkan Indonesia sebagai pasar penting dalam ekspansi regionalnya, sekaligus ikut mendorong pertumbuhan industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Source link

