Puan membahas kelangkaan air di Parlemen dunia pada World Water Forum Ke-10

Puan Soroti Kelangkaan Air di Forum Parlemen Dunia pada World Water Forum ke-10

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa persoalan kelangkaan air bukan lagi isu teknis semata, melainkan tantangan global yang menuntut langkah politik nyata dari parlemen di berbagai negara. Menurut dia, forum parlemen yang digelar dalam rangka Peringatan Forum Air Dunia ke-10 di Bali menjadi ruang penting untuk mendorong aksi bersama, memperluas akses air bersih, dan memperkuat kerja sama antarparlemen demi keamanan serta kesejahteraan global.

Parlemen Dunia Diminta Ambil Peran

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, Puan menyebut anggota parlemen dunia memiliki kesempatan untuk ikut mengambil langkah konkret dalam menghadapi kelangkaan air. Ia menilai forum ini bukan hanya ajang diskusi, tetapi juga momentum untuk memobilisasi tindakan yang lebih serius terhadap isu air, yang kian relevan dengan kebutuhan masyarakat di banyak negara.

Puan menyampaikan hal itu saat menyinggung kerja sama DPR RI dengan Inter-Parliamentary Union (IPU) sebagai tuan rumah Pertemuan Parlemen dalam rangka Peringatan Forum Air Dunia ke-10. Agenda tersebut akan berlangsung pada 19—21 Mei di Nusa Dua, Bali, dengan kehadiran 231 peserta dari 49 negara.

Fokus pada Tata Kelola Air

Forum itu mengusung tema Mobilizing Parliamentary Action on Water for Shared Prosperity atau Memobilisasi Aksi Parlementer mengenai Air untuk Kesejahteraan Bersama. Sebagai tuan rumah, DPR RI disebut memusatkan perhatian pada dua hal sekaligus: kelancaran penyelenggaraan dan keluaran substansi yang bisa memperkuat tata kelola air untuk kepentingan rakyat.

Puan menilai forum air dunia memiliki arti besar karena air adalah kebutuhan dasar yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia dan keberlanjutan bumi. Ia juga mengingatkan bahwa akses air bersih merupakan bagian dari agenda tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDG), sehingga pembahasannya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dorong Komitmen Baru di Bawah IPU

Menurut Puan, parlemen dunia yang berada di bawah IPU perlu terus membangun komitmen untuk memperkuat wacana parlementer dalam membentuk sistem tata kelola air yang lebih baik. Ia bersama perwakilan IPU juga akan menyampaikan pandangan berdasarkan hasil Pertemuan Parlemen dalam rangka Peringatan Forum Air Dunia ke-10 tersebut.

Puan turut meminta dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar rangkaian acara di Bali berjalan lancar serta menghasilkan manfaat nyata bagi penyelesaian berbagai persoalan air. Baginya, keberhasilan forum ini bukan hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi dari seberapa jauh hasil pembahasannya bisa memberi dampak bagi kesejahteraan bersama.

Source link