Sejumlah peristiwa hukum dan kebijakan yang terjadi pada Rabu (10/4) masih menjadi perhatian dan layak disimak kembali, terutama karena menyangkut penanganan kecelakaan maut di Tol Jakarta-Cikampek KM 58, perubahan penyebutan kelompok bersenjata di Papua, hingga persiapan arus balik Lebaran 2024.
11 jenazah korban KM 58 dipindahkan ke RS Polri
Sebanyak 11 jenazah dan dua potongan tubuh korban kecelakaan lalu lintas di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek dipindahkan dari RSUD Karawang ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan proses pergeseran itu dilakukan pada 10 April 2024.
Langkah pemindahan ini menjadi bagian dari penanganan lanjutan atas tragedi di ruas tol tersebut, yang menyita perhatian publik sejak awal kejadian. Dengan dibawa ke RS Bhayangkara Tingkat I Kramat Jati Pusdokkes Polri, identifikasi dan penanganan jenazah dapat dilakukan lebih terpusat.
Istilah OPM kembali digunakan untuk KKB Papua
Di hari yang sama, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan alasan penyebutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menggunakan istilah Organisasi Papua Merdeka (OPM). Menurut dia, kelompok tersebut memang menyebut diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang identik dengan OPM.
Penjelasan itu menegaskan bahwa istilah yang digunakan bukan muncul tanpa dasar, melainkan merujuk pada penamaan yang dipakai kelompok tersebut sendiri. Di tengah situasi keamanan Papua yang terus menjadi sorotan, pilihan istilah ini kembali memunculkan perhatian publik.
Remisi, arus balik, dan ajakan lepas dari bayang-bayang pemilu
Selain itu, Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Politik dan Keamanan Ibnu Chuldun mengingatkan narapidana penerima remisi khusus Lebaran 2024, terutama RK II atau yang langsung bebas, agar benar-benar memperbaiki diri. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat iman dan meningkatkan kualitas diri setelah mendapatkan kesempatan pengurangan masa pidana.
Dari sektor transportasi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta seluruh unsur terkait memastikan arus balik Lebaran Idul Fitri 2024 M/1445 Hijriah berlangsung aman dan lancar. Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengajak semua pihak untuk segera “move on” dari suasana Pemilu 2024 agar energi publik bisa kembali diarahkan ke agenda yang lebih produktif.
Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2024
Source link

