Jakarta (ANTARA) – Awal 2024 belum berpihak pada Cadillac. Di tengah pasar otomotif yang bergerak cepat, merek premium di bawah naungan General Motors (GM) itu justru mencatat pelemahan hampir di seluruh lini penjualan selama periode Januari hingga Maret 2024. Satu-satunya model yang mampu mencuri perhatian adalah Cadillac Lyriq, yang tampil jauh lebih baik dibanding saudara-saudaranya.
Lyriq jadi pengecualian di tengah tren negatif
Mengutip laporan Carscoops pada Rabu (3/4), Cadillac Lyriq menjadi titik terang bagi pabrikan asal Amerika Serikat tersebut. Mobil listrik ini melonjak 499,2 persen, dengan total 5.800 unit terjual di Amerika Serikat (AS) sepanjang kuartal pertama. Kenaikan itu kontras dengan performa model-model lain yang justru terkoreksi cukup dalam.
Model lain kompak melemah
Penjualan CT4 tercatat turun 36,1 persen, sementara CT5 merosot 34,2 persen. Escalade, yang selama ini menjadi salah satu andalan Cadillac, juga tidak luput dari tekanan dengan penurunan pengiriman sebesar 1 persen. Di segmen SUV, XT4 turun 28 persen, XT5 melemah 13,9 persen, dan XT6 menyusut 3,3 persen.
GM ikut mencatat perlambatan
Jika dilihat secara lebih luas, seluruh merek di bawah GM di pasar AS hanya membukukan sekitar 594.233 kendaraan terjual. Angka tersebut turun 1,5 persen dibandingkan 603.208 unit pada kuartal pertama 2023. Data ini menunjukkan bahwa perlambatan bukan hanya dialami Cadillac, melainkan juga menjadi sinyal tantangan yang lebih besar bagi grup otomotif tersebut di awal tahun.
Penulis: Chairul Rohman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024
Source link

