Santri Laki-Laki Viral karena Sikap Menghindari Pandangan Perempuan, Mendapat Banjiran Pujian

Sebuah video singkat yang memperlihatkan sekelompok anak laki-laki berusaha menjaga pandangan dari lawan jenis mendadak ramai di media sosial. Cuplikan itu memancing banyak reaksi warganet, terutama karena perilaku para santri tersebut dinilai mencerminkan ajaran Islam soal menundukkan pandangan sejak dini.

Video yang Memantik Banyak Respons

Di kolom komentar, publik ramai-ramai memberi tanggapan dengan nada kagum hingga bercanda. Sebagian netizen menyebut sikap itu sebagai bentuk keteguhan menjaga adab, sementara yang lain mengaku teringat pada kebiasaan serupa saat berada di lingkungan yang menerapkan aturan ketat antara santri laki-laki dan perempuan.

“The real menundukkan pandangan sesuai ajaran al quran,” tulis akun @OHMYV3NUS.

“Aku banget kalo lg ktmu sma org yg kenal tpi ga pengen nyapa,” ujar akun @amalia_xsmee.

Tak sedikit pula yang menilai kebiasaan itu sebagai hal positif yang perlu dijaga. “Ya ampun masih ada ya??semoga Allah menjaga mereka..tenang bolo arek2 wadok saiki oakeh garangan e jg..stay halal brader,” tulis @PrasetyoTony.

Disebut Bagian dari Ta’ziran Santri

Di tengah ramainya komentar, muncul pula penjelasan dari warganet lain yang menyebut momen itu bukan sekadar aksi spontan. Menurut mereka, para santri tersebut sedang menjalani ta’ziran atau hukuman disiplin, yang biasa diberikan di lingkungan pesantren.

“Itu lagi dihukum bang, biasanya di suruh berdiri di jalanan asrama putri,” tulis @trusttless.

Senada dengan itu, akun @busyr__ menambahkan, “Ta’ziran santri biasanya kayak gini. Disuruh berdiri di area santri putri. Malunya sampai ubun-ubun.”

Reaksi Publik yang Terbelah antara Kagum dan Humor

Meski konteks video disebut sebagai hukuman disiplin, yang paling menonjol justru respons publik terhadap sikap para santri. Bagi sebagian orang, video itu menjadi pengingat bahwa menjaga pandangan bukan sekadar nasihat, melainkan praktik yang benar-benar diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, komentar-komentar jenaka juga membuat video tersebut makin cepat menyebar dan menambah perhatian warganet.